Monitor, Bekasi – Insiden kerusuhan kembali mencoreng liga sepakbola Indonesia. Kali ini terjadi dalam lanjutan liga 1 yang mempertemukan Bhayangkara FC dengan Persib Bandung, di Stadion Patriot Chadrabaga Kota Bekasi, Minggu (4/5/2017).
Kerusuhan itu bermula saat Bhayangkara FC menciptakan gol kedua pertandingan di menit ke 81 yang membuat pendukung maung Bandung atau Bobotoh emosi. Mereka kecewa dengan kepemimpinan wasit dan kecerobohan bek belakang Persib hingga meringsek masuk ke dalam lapangan dan melempar flair serta botol plastik.
Keributan semakin menjadi saat Bharamania suporter Bhayangkara terpancing dengan ulah tidak sportif bobotoh itu. Bharamania lantas bergerak dengan menangkap para bobotoh tribun timur.
Situasi itu kemudian memaksa wasit Yeni Krisdianto menghentikan sementara jalannya pertandingan selama lebih dari 10 menit hingga situasi berhasil ditenangkan aparat kepolisian.
Pascasituasi kondusif, wasit kembali melanjutkan laga Liga 1 Musim 2017 itu yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Bhayangkara FC.
Akibat kejadian itu, kini tim berjuluk Maung Bandung itu terancam tiga pelanggaran sekaligus yakni menyalahkan flare, pelemparan botol plastik ke dalam lapangan serta suporter yang menerobos masuk ke dalam lapangan dengan besaran denda masing-masing berkisar Rp10 juta. (Ant)
Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…
MONITOR, Tangerang Selatan - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) memberikan IKALUIN Award 2026…
MONITOR, Kediri – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH. Fahim Royani,…
MONITOR, Serang — Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Seminar Nasional…