Categories: BISNISEKONOMI

Bank Mandiri dan PT SMI Siapkan Kredit 1,6 T untuk Produksi 438 Kereta

Monitor, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Jumat, menyepakati kredit sindikasi modal kerja senilai Rp1,69 triliun untuk PT Industri Kereta Api (INKA) guna pengadaan 438 unit kereta yang akan digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Senior Executive Vice President untuk Perbankan Korporasi Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan dalam kredit sindikasi itu Bank Mandiri mengucurkan Rp1,19 triliun, sedangkan Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp500 miliar.

Kredit modal kerja sindikasi ini akan dikucurkan dalam dua termin yang disesuaikan dengan proses pengadaan tersebut, ujar dia. (Ant)

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

8 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

8 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

15 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

4 hari yang lalu