Categories: BERITAINTERNASIONAL

Pemerintah Indonesia Kecam Serangan Bom di Kabul

Monitor, Jakarta – Sebuah bom berdaya ledak besar menewaskan 80 orang dan melukai sedikitnya 350 orang meledak di kota Kabul, Afganistan. Ledakan yang diduga merupakan serangan aksi teror tersebut menjadi yang paling mematikan di Afganistan. Menanggapi tragedi tersebut, Pemerintah Indonesia mengecam serangan bom yang terjadi di dekat kompleks diplomatik tersebut.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari otoritas setempat di Kabul, korban serangan bom itu kini telah mencapai 90 orang meninggal dan sekitar 380 lain luka-luka. Ledakan bom itu terjadi sekitar dua kilometer dari Kedutaan Besar Indonesia di Kabul. Sebagai akibat tidak langsung dari kejadian itu. Gedung premis Indonesia kerusakan ringan, terdapat beberapa jendela yang pecah.

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka. Menurut laporan dari Kedutaan Besar Indonesia di Kabul, hingga berita ini disiarkan tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam serangan bom itu. Berdasarkan catatan Kedutaan Besar Indonesia di Kabul terdapat 26 orang WNI di Kabul.

Kedutaan Besar di Kabul masih terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mendapatkan perkembangan informasi pascaserangan bom. KBRI Kabul juga terus berkomunikasi dengan WNI di Kabul dan mengimbau mereka untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari wilayah-wilayah rawan dan terus mengikuti perkembangan situasi setempat. (Ant)

Bagi warga Indonesia yang memerlukan informasi dapat menghubungi nomor langsung Kedutaan Besar Indonesia di Kabul pada nomor +93797333444 dan +93202201066. 

Recent Posts

Kemenag: Pers adalah Mitra Penting Rawat Kerukunan Umat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers…

13 menit yang lalu

Politisi PDIP: DPR dan Pemerintah Tidak Boleh Anti-Kritik Pers

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum bagi…

9 jam yang lalu

Puncak HPN 2026 di Banten, Pemerintah Komitmen Perkuat Ekosistem Pers

MONITOR, Jakarta - Selamat Hari Pers Nasional 2026! Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026…

10 jam yang lalu

Percepat Pemulihan Sumbar, Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Produksi

MONITOR, Sumatera Barat - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Klinik UMKM Minang…

11 jam yang lalu

Akademisi UIN Jakarta Raih Doktor di UI, Bedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara

MONITOR, Depok - Akademisi dan peneliti hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fathudin…

11 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Harga Sapi Hidup Stabil, Pelaku Usaha: Kami Ikuti Aturan Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga sapi hidup setelah adanya laporan di lapangan yang…

13 jam yang lalu