Lima Gejala Tanda Kerusakan Fungsi Syaraf

MONITOR – Tubuh manusia terdiri dari sistem saraf, yang tanpanya tidak mungkin untuk bertahan hidup. Sistem saraf memungkinkan transmisi sinyal dan informasi dari satu bagian tubuh ke bagian lain, untuk membuat semua kegiatan (baik mental dan fisik) memungkinkan.

Bahkan fungsi terkecil yang dibutuhkan hanya mungkin melalui sinyal yang dikirimkan melalui saraf. Misalnya, ketika hanya satu bagian dari otak mentransmisikan sinyal ke sistem pencernaan untuk menghasilkan cairan pencernaan, kita merasa lapar. 

Ketika otak melewati sinyal agar kaki bergerak, kita akan dapat berdiri dan berjalan. Jadi, sistem saraf sangat kompleks dan bahkan kerusakan kecil dapat menyebabkan penyakit utama pada manusia.

Ketika saraf rusak, transmisi sinyal dan informasi dari otak ke bagian lain dari tubuh terganggu, menyebabkan masalah kesehatan. Cedera, penyakit autoimun, infeksi dan radang saraf, kerusakan otak, dll dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, inilah beberapa tanda kerusakan saraf yang tidak boleh Anda abaikan: 

1. Nyeri di tangan dan di kaki.

Sebagian dari kita mengalami rasa sakit di tangan dan kaki jika kita terluka atau terlalu sering menggunakan bagian tubuh ini.

Namun, jika Anda mengalami rasa sakit yang tajam, menusuk, membakar di tangan dan kaki, tanpa alasan yang jelas dan terjadi secara teratur, maka itu bisa menjadi tanda kerusakan saraf.

Kondisi ini terjadi ketika sinyal antara otak dan kulit dikompromikan. Ia dikenal sebagai neuropati perifer.

2. Mati rasa.

Jika Anda mengalami mati rasa, terutama di tangan dan kaki Anda, bisa juga tanda lain kerusakan saraf. Saraf yang rusak dapat menyebabkan mati rasa, karena sensasi di bagian tubuh tertentu hilang.

Biasanya, tangan dan kaki terpengaruh terlebih dahulu dan jika kondisi ini tidak diobati, maka, mati rasa dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh.

3. Kehilangan keseimbangan.

Ketika  menderita flu, atau jika sangat lelah, Anda mungkin merasa pusing dan kehilangan keseimbangan tubuh kita.

Namun, jika Anda merasa telah kehilangan keseimbangan tubuh Anda, tanpa alasan, sering, dan itu menyebabkan jatuh dan cedera, kemudian, itu juga bisa menjadi tanda lain kerusakan saraf. Perhatian medis segera diperlukan untuk menghindari kecelakaan.

4. Kelemahan Otot

Jika Anda telah mengalami nyeri di otot dan rasa sakit bahkan dengan sedikit aktivitas, maka, bisa jadi karena kelemahan otot.

Ketika sinyal antara otak dan kelompok otot terpengaruh, itu bisa melemahkan kelompok otot tertentu dari waktu ke waktu dan bahkan melakukan kegiatan sehari-hari seperti berjalan dan bergerak di sekitar sulit.

Kelemahan otot juga dapat menyebabkan hilangnya kontrol otot dalam beberapa kasus.

5. Kram.

Ketika otot kita sakit akibat banyak kerja berat atau olahraga, atau ketika mengalami dehidrasi, adalah normal mengalami kram otot selama satu atau dua hari.

Namun, jika telah mengalami kram otot secara teratur, bersama dengan sensasi geli di otot, itu juga bisa menjadi tanda kerusakan saraf.