Tekno

Virus Konten Pornografi Ditemukan dalam Permainan Anak

MONITOR - Sebuah laporan yang dirilis oleh perusahaan perangkat lunak Check Point memperingatkan bahwa terdapat aplikasi game di Google Play Store yang terinfeksi virus iklan pornografi. Dalam beberapa kasus, virus tersebut membuat pengguna smartphone mendownload prangkat lunak palsu.

Dilansir Sputniknews, laporan Check Point mengatakan, pihaknya menemukan sekitar 60 aplikasi game di Google Play Store, beberapa diantaranya game untuk anak-anak.

Dengan begitu, anak-anak berpotensi terpapar konten negatif, lantaran iklan tersebut muncul dalam permainan yang memang ditujukan kepada anak-anak seperti "Drawing Lessons Lego Ninjago." Dalam contoh kasus tersebut, anak-anak dapat mengklik langsung tautan tanpa ada informasi tentang konten yang akan mereka buka.

Laporan Check Point mengatakan, tautan jahat tersebut sementara ditemukan dalam bentuk iklan, namun bukan tidak mungkin kedepan dapat berbentuk skema rekayasa sosial atau semacamnya.

"Memang, aksi ini terus efektid bahkan sampai hari ini, terutama saat aplikasi berasal dari sumber terpercaya seperti Google Play," bunyi laporam Check Point.

Setelah perusahaan yang bergerak dibidang keamanan digital tersebut menyediakan daftar permainan yang terinfeksi, segera kode-kode berbahaya tersebut dihapus dari Google Play Store. Namun, Check Point tetap mengingatkan bahwa aktivitas berbahaya tersebut kemungkinan tidak akan berakhir hanya sebatas iklan pornografi.

Pasalnya, setelah diselidiki, Google juga mengkonfirmasi bahwa tak satupun aplikasi berbahaya tersebut yang berasal dari Google.

"Kami menghapus aplikasi tersebut dari Play, menonaktifkan akun pengembang, dan akan menunjukkan peringatan yang kuat kepada siapa pun yang telah memasangnya. Kami menghargai kerja Check Point untuk membantu pengguna tetap aman." kata Juru Bicara Google seperti dilaporkan The Next Web.

(hans)