Tingkat Kecelakaan Arus Balik Tinggi, Pemudik Diminta Persiapkan Fisik

    MONITOR, Jakarta – Berdasarkan data tahun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2016, kecelakaan banyak terjadi pada saat arus balik mudik lebaran. Hal ini disebabkan pemudik sudah mengalami kelelahan setelah berlibur lebaran di kampung halaman. 

    Sekjen Kemenhub  Sugihardjo atau yang biasa disapa Jojo menghimbau pengendara kendaraan bermotor untuk menyiapkan kondisi fisiknya dengan baik.

    “Kami menghimbau untuk pengendara kendaraa roda empat dan dua harus menyiapkan kondisi fisiknya dengan baik. Kalau perjalannya lebih dari 8 jam itu harus ada supir pengganti. Setiap 4 jam harus beristirahat,” tegas Jojo.

    Mengingat pada tanggal 3 Juli masa cuti bersama sudah selesai, Jojo juga menghimbau pemudik untuk segera melakukan arus balik ke Jakarta jika sudah tidak ada keperluan di kampung halaman.

    “kita memang memperkirakan arus balik akan terjadi pada sekitar hari Jumat atau Sabtu karena kita tahu mulai hari Senin (3/7) semuanya sudah harus masuk setelah cuti bersama. Karena itu juga kami menghimbau masyarakat yang sudah tidak ada keperluan tidak harus menunggu sampai Sabtu atau Minggu, sekarang bisa pulang duluan ya monggo, silahturahimnya bisa dilanjutkan di kota besar sehingga pada prinsipnya kalau bebannya terdistribusi menjadi lebih baik,” jelas Jojo.

    Terakhir Jojo mengucapkan terima kasih kepada pemudik yang sudah mematuhi aturan yang berlaku selama berkendara mudik lebaran.

    “Yang perlu disampaikan ke masyarakat adalah lebaran ini lebih terdistribusi pergerakannya dengan baik, periode waktunya maupun wilayahnya relatif menurut masyarakat arus lalu lintas lebih lancar. Tapi memang kalau mengharap tidak macet itu agak sulit karena sarana dan prasarana kita tidak didesain untuk mengatasi hari puncak. Terima kasih kepada masyarakat yang tertib selama mudik, mematuhi aturan petugas, dan kerja keras seluruh jajaran,” pungkasnya.