Ketika PKI Mewarnai Kancah Politik Negeri

MONITOR – Partai Komunis Indonesia (PKI) mengisi ruang sejarah cukup panjang di negeri ini. Tepat hari ini, 7 November 1945 silam, PKI berdiri di Cirebon.

Partai berhaluan kiri ini mulai menyebarkan kader-kadernya untuk menyusup ke lini pemerintahan dan masyarakat waktu itu. Menyusupnya partai berlambang palu arit ini ke tubuh pemerintahan mulai terjadi di tahun 1960.

Diakui sebagai partai yang legal, PKI pun mulai mengembangkan pengaruhnya dalam konstelasi politik, misalnya pada Pemilu tahun 1955. Untuk pertama kalinya, PKI pun meraup suara yang cukup besar.

Meski pernah mengalami kejayaan, PKI juga tak luput dari sejarah kelam. Di tahun 1960-an, PKI menjadi pelaku sejarah yang memunculkan sebuah tragedi berdarah yang disebut G30S PKI.

Pada masa ini, anggota maupun simpatisan PKI dihabisi pemerintah lantaran dianggap berbahaya karena diindikasi akan menggulingkan rezim kala itu.

Dalam kurun tahun tersebut, sejahrawan mencatat bahwa negara dalam keadaan genting atau darurat perang. Apalagi meninjau sejarah, telah terjadi pembantaian di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Cirebon. Pada saat itu, ada pertikaian dan saling mencurigai di tengah masyarakat.