Pertamina Dukung Dokter Cilik Raih Penghargaan

Pemberian bantuan bagi sekolah dari PT Pertamina (Persero)

MONITOR, Makassar – Masa anak merupakan waktu yang tepat untuk meletakkan landasan yang kokoh bagi terwujudnya manusia yang berkualitas. Pada anak usia Sekolah Dasar seringkali didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian hari. Permasalahan kesehatan tersebut pada umumnya akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik di sekolah.

Oleh karena itu diperlukan suatu upaya kesehatan untuk anak sekolah agar anak dapat tumbuh menjadi manusia yang berkualitas, salah satunya melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII melalui program Bina Lingkungan (PKBL), memberikan bantuan Pembangunan serta Sarana dan Prasarana UKS di SD Pertiwi Makassar senilai Rp 134.620.000 (Seratus Tiga Puluh Empat Juta Enam Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah).

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo diwakili CSR & SMEPP Ahad Rahedi kepada Kepala Sekolah SD Pertiwi Makassar, Hasliah di Halaman SD Pertiwi Makassar, Jumat (24/08). “Bantuan pembangunan UKS ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pertamina dalam dua bidang sekaligus yakni pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi siswa sekolah dasar,” ujar Roby.

Menurut Roby, mutu pendidikan dan prestasi belajar anak sangat berkaitan erat dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Usaha kesehatan dapat menjadi efektif ketika diterapkan di tingkat pendidikan dasar. “Sumber daya manusia yang berkualitas adalah yang memiliki jasmani dan rohani yang sehat. Upaya pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat di lingkungan sekolah ini antara lain dapat dicapai melalui UKS,” jelasnya.

Kepala Sekolah SD Pertiwi Makassar, Hasliah, S.Pd mengatakan, salah satu kegiatan unggulan ekstrakulikuler di SD Pertiwi Makassar adalah Dokter Kecil (UKS) yang telah meraih banyak penghargaan baik di tingkat Kota, Provinsi bahkan di tahun pelajaran 2014-2015 meraih tingkat nasional dan saat ini membina sekolah-sekolah yang terdapat di Kecamatan Rappocini, Makassar di bidang Dokter Kecil.

Dengan jumlah siswa di SD Pertiwi Makassar yang berjumlah kurang lebih 600 siswa, lanjut Hasliah, luas ruang UKS serta fasilitas yang dimiliki selama ini belum sesuai dengan rasio siswa. “Kami berterima kasih kepada Pertamina yang telah membantu pembangunan ruang UKS beserta sarana dan prasarananya yang sangat lengkap. Semoga bantuan ini dapat semakin bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam pembinaan Dokter Kecil dan mewujudkan siswa yang sehat dan berprestasi,” ungkapnya.

Roby berharap, melalui pembangunan UKS ini dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan para siswa dan menciptakan lingkungan yang sehat. “Jika semua hal ini terwujud maka pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan prestasi belajar siswa. Selain itu kami harap, UKS ini juga menjadi langkah awal dalam menunjang SD Pertiwi sebagai sekolah Adiwiyata,” tutup Roby.

Adapun selama tahun 2018, hingga bulan Agustus Pertamina telah menyalurkan dana PKBL di bidang kesehatan senilai Rp 337 Juta dan mengalokasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang kesehatan senilai Rp 335 Juta di wilayah Sulawesi.