Pemerintah Tegaskan Siap Rogoh Kocek untuk Bonus Atlet Asian Games

Tim Kano TBR Putra Persembahkan Medali Perak Untuk Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memastikan selain bonus medali emas Asian Games sebesar Rp 1.5 miliar, pemerintah (Kemenpora) juga memberikan bonus kepada peraih medali perak, perunggu hingga pelatih. Bukan hanya uang, jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Rumah untuk peraih semua medali juga sudah disiapkan.

Hal itu disampaikan Menpora saat memberikan konfrensi pers di MOC, JCC, Senayan, Senin (27/8) sore. Menteri asal Bangkalan Madura, Jawa Timur itu menyampaikan bahwa untuk bonus pemerintah sudah menyiapkannya.

“Dan itu akan kami bagikan setelah penyelenggaraan Asian Para Games, karena bonus untuk Asian Para Games juga sama,” katanya.    

“Pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan, dan mendata. Bahwa peraih medali emas, sudah kami beritahu, satu keping medali emas bagi single Rp 1,5 miliar. Untuk double, peraih emas masing-masing Rp 1 miliar, dan beregu Rp 800-900 juta rupiah. Mengenai kapan dibagikan, akan kami lakukan setelah Asian Para Games selesai, karena bonusnya sama. Jadi harus kita hitung dengan detail. Dan semua bonus akan diserahkan ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak,” tambahnya.

Menpora menegaskan bahwa pemerintah juga menyiapkan bonus bagi pelatih dan asisten pelatih. Begitu pula bonus untuk peraih perak dan perunggu, angkanya lebih besar dari Asian Games 2014 Incheon.

“Bonus PNS juga akan diberikan kepada peraih emas, perak, dan perunggu. Dan rumah yang disiapkan oleh Kementerian PU PR. Ini belum dari pihak swasta,” ungkap Menpora.

Untuk besaran nominal bonus bagi cabang olahraga beregu, Kemenpora masih membutuhkan untuk merincinya. Imam juga menjanjikan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target.

“Bonus angka dan persentase ketika bicara tim maka satu sama lain berbeda. Misalnya, jumlah tim voli akan berbeda dengan kano/kayak atau perahu naga, juga berbeda dengan tim sepakbola. Masing-masing ada hitungannya, termasuk pelatih dan asisten pelatih. Selain itu, kami siapkan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target. Itu sebagai apresiasi kami,” tegasnya. (amr)