Wakil Ketua BPK Berikan Wejangan Kepada Pusat Kajian Keuangan Negara

Monitor, Jakarta – Wakil Ketua BPK RI, Bahrullah Akbar menggelar acara buka puasa bersama di kediamannya Jalan Denpasar Raya No 17, Jakarta Selatan, Jumat (9/6). Turut hadir Anggota V BPK Isma Yatun, Wakil Kapolda Metro Jaya Brigjend Suntana, Silviana Murni, Chairul Tanjung, serta keluarga besar Bamus Betawi.

Disela-sela acara, Bahrullah menerima Pusat Kajian Keuangan Negara untuk melakukan diskusi bersama. Pada kesempatan tersebut, Guru Besar IPDN ini memberikan beberapa arahan kepada jajaran Pusat Kajian Keuangan Negara.

Salah satu topik pembahasannya ialah soal Dana Insentif Daerah (DID) yang menurutnya dana itu sebagai ‘gula-gula’ bagi laporan keuangan daerah (LKPD) yang berhasil meraih opini WTP dari lembaga auditif BPK.

Mantan Anggota VI BPK RI ini meminta kepada para peneliti Pusat Kajian Keuangan Negara untuk melakukan riset korelasi DID dengan arah pembangunan di daerah. Sehingga DID ini benar-benar bermanfaat untuk daerah tersebut. Sebab, lanjutnya, BPK menemukan DID itu meleset Rp12 triliun dari Rp6 triliun.

“Efektif tidak peruntukannya? Jadi kita harus kasih saran ke Kementerian Keuangan. Misalnya membangun kantor, padahal yang lebih dibutuhkan membangun jalan,” ujar putera asli Betawi.

Diskusi ini diakhiri dengan wejangan agar para peneliti Pusat Kajian Keuangan Negara terus bergerak dan melakukan riset, sehingga bisa menjadi mitra BPK dalam mengawal transparansi dan akuntabilias keuangan pemerintah.

“Jadi apapun niat kita, memang kalau berjuang itu susah. Nah, kita sama-sama berjuang untuk transparansi dan akuntabilitas khususnya di pemerintahan daerah. Jadi kembali kita tunjukkan kinerja,” tutupnya. (*)