Usai Verifikasi Faktual, Prabowo Beri Wejangan untuk KPU dan Bawaslu

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki tugas yang berat dalam penyelenggaraan Pemilu. Pasalnya, jalannya demokrasi di Indonesia tergantung pada dua institusi tersebut.

"Saya tadi sampaikan kepada KPU dan Bawaslu, bahwa mereka sebetulnya memikul beban yang paling berat di pundak mereka," kata Prabowo usai menghadiri verifikasi faktual Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra, Senin (29/1).

Menurut Prabowo, paham demokrasi adalah yang terbaik untuk Indonesia, dengan demikian KPU dan Bawaslu harus mampu memastikan Pemilu berjalan dengan jujur dan bersih.

"(Pelaksanaan pemilu-red) harus sebaik-baiknya, sebersih-bersihnya dan sejujur-jujurnya. Demokrasi kita adalah jalan terbaik menurut keyakinan kami mempelajari sejarah," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya, bahwa tahap verifikasi faktual yang telah dijalani Gerindra mulai dari tingkat DPP, DPD hingga DPW berjalan dengan baik. "Kita menunggu keputusan KPU tanggal 17 Februari. Saya kira semua lancar," katanya.