Tiru Erdogan, Fahri Tegaskan Pemimpin Harus Punya Inovasi

Recep Tayyip Erdogan kembali terpilih sebagai Presiden Turki (net)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai terpilihnya kembali Recep Tayyip Erdogan sebagai presiden Turki menunjukkan jika pemimpin tidak hanya mempunyai pengalaman saja, melainkan harus memiliki sebuah inovasi dalam memimpin.

Terpilihnya Erdogan ini, dikatakan Fahri, bisa dijadikan pelajaran terutama bagi para tokoh nasional yang berniat untuk mencalonkan diri sebagai presiden di 2019 nanti.

“Inti dari politiknya adalah inovasi, karena memang politik itu adalah industri pemikiran,” kata Fahri di Jakarta, Senin (25/6).

Ia menjelaskan, sosok seorang Erdogan sudah memiliki jam terbang di dunia politik yang cukup lama. Kalau dihitung dari jumlah tahun berkuasa sejak menjadi Walikota Istambul Pada 1994, Fahri menjelaskan, Erdogan memiliki pengalaman politik yang cukup matang selama kurun waktu 24 tahun lamanya.

Bahkan, sambung dia, saat itu Erdogan menjadi perdana menteri (PM) sejak tahun 2003, kemudian dalam dua periode ini sekarang – setelah diubah dari sistem parlementer ke presidensial, Erdogan tetap berkuasa periode ke dua menjadi presiden.

“Jadi karenanya di dalam itu harus sering-sering terjadi inovasi berupa perubaban-perubahan yang mendasar, yang membuat masyarakat itu merasa bahwa kepemimpinanya itu lebih baik daripada pemimpin yang lain,” papar anggota dewan dari NTB itu.

“Itu (inovasi,red) juga yang menyebabkan AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) meskipun baru saja didirikan itu nggak pernah kalah. Selalu menang,” pungkasnya.