Tiga Nama Potensial Penantang Jokowi di Pilpres 2019

MONITOR, Jakarta – Waktu masa pemilihan presiden 2019 sudah semakin dekat, nama Presiden Joko Widodo digadang-gadang akan maju kembali di Pilpres 2019. Yang jadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat, siapakah tokoh yang akan menjadi penantangnya?

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA membagi penantang Jokowi ke dalam tiga divisi. 

Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby, mengatakan bahwa pembagian penantang dibagi berdasarkan tingkat popularitas masing-masing capres penantang Jokowi. Menurutnya popularitas penting karena sebagai modal awal para tokoh untuk bertarung. 

 

Adjie menyebutkan, untuk divisi 1 dengan tokoh atau Capres yang popularitasnya diatas 90%. Dari nama-nama yang akan bertarung hanya Ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto yang masuk ke dalam divisi 1. Prabowo juga merupakan pesaing Jokowi di Pilpres 2014.

 

"Ternyata penantang divisi satu penghuninya hanya satu tokoh saja Prabowo Subianto dengan popularitas diangka 92.5%" Kata Adjie, di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jaktim, (2/2).

 

Lanjut Adjie, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan tokoh muda partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Masuk ke dalam 2 divisi dengan tokoh atau capres yang popularitasnya diantara 70-90%, LSI mencatatnya.

 

"Hiruk pikuk pilkada DKI menjadi panggung nasional bagi dua tokoh ini.Popularitas Anies Baswedan sebesar 76.7% dan popularitas AHY sebesar 71.2%" Sebut dia. 

 

Kemudian, Adjie menuturkan untuk divisi 3, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo masuk dalam tokoh atau capres yang popularitasnya diantara 55 – 70%. Di dalam angka tersebut, LSI mencatatnya.

 

"Sayangnya sejak pensiun, kiprah Gatot memudar. Padahal ibarat pentas, penonton masih rindu dan bertepuk tangan menanti atraksinya. Untuk angka popularitasnya sebesar 56.5%" Tuturnya. 

 

Adjie memprediksi nama nama tokoh tersebut yang kemungkinan besar menjadi penantang Jokowi di Pilpres 2019 nanti.