Teken Kontrak, Pemerintah Indonesia Siapkan Hotel dekat Masjid Nabawi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyepakati kontrak penyediaan akomodasi di Makkah dan Madinah. Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Staf Teknis Haji (STH) I Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Ahmad Dumyathi Basori dengan sejumlah penyedia akomodasi.

Penandatanganan kontrak berlangsung di KUH-KJRI Jeddah, Kamis (29/03). Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, STH II Amin Handoyo, dan Ketua Tim Penyedia Akomodasi Rudi Nurudin Ambary.

Sri Ilham menilai, penandatanganan kontrak ini menjadi awal yang baik sekaligus menandai kepastian ketersediaan akomodasi bagi jemaah haji Indonesia tahun 1439H/2018M.

“Sampai hari ini, kita sudah menyelesaikan kontrak dengan 96 hotel di Makkah dengan kapasitas 113.835 orang, sedang di Madinah, kontrak sudah dilakukan dengan 32 hotel dengan kapasitas 28.022 orang,” ujar Sri Ilham.

Menurut Sri Ilham, hal tersebut merupakan kali pertama Indonesia melakukan sewa hotel full musim di Madinah. “Hotel-hotel yang akan ditempati juga berada  dekat dengan Masjid Nabawi,” tuturnya.

Namun demikian, Sri Ilham mengaku kalau belum semua hotel di Madinah disewa full musim. Masih ada hotel yang tahun ini akan disewa dengan sistem blocking time.

Diketahui, Tim Akomodasi sudah berada di Arab Saudi sejak 14 Februari 2018. Mereka akan bertugas hingga Mei 2018 untuk menyediakan akomodasi bagi 204 ribu jemaah haji Indonesia di Makkah dan Madinah.