Survei Indikator: Head to Head, Jokowi Pukul Telak Prabowo 60,6%

Ilustrasi Gambar: Pemilu 2019 (Sapto Fama/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Indikator Politik Indoneisa merilis hasil surveinya yang bertajuk Dinamika Elektoral Jelang Pilpres dan Pileg Serentak 2019, Kamis (4/5). Dalam survei tersebut salah satunya diketahui, bila pemilihan presiden dilakukan sekarang, maka Joko Widodo (Jokowi) lebih unggul dibandi pesaing terdekatnya, yakni Prabowo Subianto.

Simulasi yang yang dihadapkan kepada responden, untuk nama-nama calon presiden dilakukan sebanyak lima kali, yakni pertama simulasi lima nama, empat nama, tiga nama, hingga dua nama saja yang menempatkan head to head Jokowi dengan Prabowo.

Untuk Simulasi lima nama, Indikator Politik Indonesia menempatkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (2,9%), Anies Baswedan (4,1%), Gatot Nurmantyo (2,9%), Joko Widodo (56,5%), Prabowo Subianto (24,2%), dan 9,5% responden tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei Indikator
Survei Indikator Politik Indonesia (Diagram: Indikator Politik Indonesia)

Untuk simulasi empat nama, dua tertinggi masih ditempati Jokowi (57,3%) dan Prabowo (25,2) persen. Sementara Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo masing-masing memperoleh presentase 4,5% dan 3,3%.

Jokowi pun masih unggul pada simulasi tiga nama, yakni Gatot Nurmantyo (3,6%), Joko Widodo (59,3%) dan Prabowo Subianto (27,3%). Hingga ketika dihadapkan hanya Jokowi dengan Prabowo, Jokowi mendapatkan presentase 60,6%, sementara Prabowo 29,0%. Pada simulasi ini, responden yang tidak tahu atau tidak menjawab berjumlah 10,4%.

Untuk informasi, survei tersebut dilakukan Indikator Politik Indonesia pada Maret 2018. Sementara data survei tersebut juga dilengkapi dengan temuan survei nasional sebelumnya yakni pada Februari 2018 dan Survei opini publik yang dilakukan di Provinsi Jawa Barat pada 5-13 Maret 2018 dan Provinsi Jawa Tengah, 12-21 Maret 2018.