Survei Alvara, Cak Imin Representasi Islam Nusantara

MONITOR, Jakarta – Hasil survei nasional yang diadakan oleh Alvara Research Center pada pertengahan bulan Januari 2018 lalu memunculkan beberapa tokoh publik yang digadang-gadang memiliki potensi tinggi untuk mendampingi incumbent, Joko Widodo pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Diantara kategori yang menonjol dalam sorvey tersebut yakni calon wakil presiden yang merepresentasikan tokoh muda dan tokoh yang merepresentasikan umat Islam Nusantara.

Founder Alvara Research Center, Hasanudin Ali mengatakan, untuk kategori tokoh muda, tertinggi ditempati oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yag tak lain adalah putra sulung Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Posisi AHY dalam survey tersebut disusul Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang juga digadang-gadang masuk dalam bursa cawapres dengan poin 15,2 persen.

"Nah kalau dilihat dari tokoh muda maka AHY masih menempati calon terkuat, dia berada di angka 17,2 persen," kata Ali saat merilis hasil survei tersebut di Jakarta, Kamis (23/2).

Sementara untuk tokoh yang merepresentasikan umat Islam Nusantara, Survey tersebut dijelaskan Ali menempatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai tokoh paling potensial, yakni dengan perolehan angka 21,7 persen.

Cak Imin, kata Ali, diinginkan publik untuk mendampingi Jokowi lantaran latarblakang Cak Imin yang diketahui jebolan pesantren, hal itu menurutnya sekaligus merepresentasikan umat Islam Nusantara. 

"Muhaimin Iskandar dianggap sebagai tokoh Islam paling layak menjadi cawapres disusul oleh Anies Baswedan dengan perolehan 14,9 persen. Kemudian Jusuf Kalla 7,8 persen. Selain itu Cak Imin juga memuncaki posisi sebagai tokoh santri Indonesia dan tokoh dengan latar belakang Nahdatul Ulama yang paling layak menjadi Cawapres 2019," terang Ali.