Strategi Jokowi Agar Bali Ramai Pengunjung di Akhir Tahun

MONITOR, Denpasar – Jelang pergantian tahun baru 2018, pemerintah ingin wisata Bali menjadi objek destinasi paling diminati wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Terkait hal ini, pemerintah tentu akan memastikan keamanan dan kenyamanan Bali agar kembali menarik perhatian pengunjung.

Melalui rapat terbatas, Presiden Joko Widodo pun sepakat jika Bali harus menjadi tujuan wisata andalan. Jokowi  pun setuju, jika tanggap darurat bencana Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, dicabut.

Jokowi menyatakan, Bali ditetapkan aman, hanya saja wilayah sekitaran Gunung Agung masih harus diwaspadai. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin nasib para pengungsi tetap diperhatikan.

"Tetapi pengungsi agar tetap ditangani dengan baik. Demikian juga proses kalau memang Gunung Agung dilihat akan erupsi, step-step manajemen evakuasi, keselamatan tetap yang utama," ujar Jokowi usai memimpin rapat terbatas tersebut di Wisma Diklat Kementerian PUPR Werdhapura, Sanur, Denpasar, Jumat (22/12) malam.

Selain itu, ia juga meminta agar Menteri Pariwisata dan menteri terkait lainnya untuk mengajak pelaku pariwisata, baik PHRI, Asita, maupun maskapai penerbangan untuk memberikan informasi dan lebih mempromosikan wisata Indonesia, khususnya Bali.

"Dengan begitu, target wisatawan yang berkunjung, sesuai dengan yang sudah kita kalkulasi," ucap orang nomor satu di Indonesia itu.