Sri Bintang Sebut Kepemimpinan Jokowi Sebentar Lagi Jatuh

MONITOR, Jakarta – Tokoh Pergerakan Sri Bintang Pamungkas menyatakan, jelang tahun politik Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang Jokowi akan sulit maju dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan itu. Karena menurutnya, kepemimpinan Jokowi akan berakhir di tahun 2017 ini.

"Sebagian kecil (yang dukung). Sebentar lagi jatuh dia. Iya sebentar lagi jatuh, 2017 lah," ujar Sri Bintang di kawasan Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (22/10).

Jatuhnya kepemimpinan Jokowi  dalam waktu tiga bulan kedepan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Sebab, Sri Bintang mencontohkan kejadian serupa yang pernah terjadi pada Presiden  ke-2 RI Soeharto di tahun 1998 lalu.

Pada saat itu, Soeharto terpilih kembali menjadi presiden oleh parlemen untuk ketujuh kalinya di Maret 1998. Tapi, tak berselang lama tepatnya 21 Mei 1998, ia mengundurkan diri, setelah terjadi demonstrasi besar-besaran dan menduduki Gedung MPR/DPR, kerusuhan, dan tekanan politik.

"Anda bisa bayangkan ya, bulan Maret tahun 98 Pak Harto terpilih, bulan Mei jatuh itu. April-Mei dua bulan. Ini Oktober, November, Desember, bisa jatuh dia," jelas Sri Bintang.

Lagipula, lanjut pendiri Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) yang pernah menjadi peserta pemilu di 1999 ini, menjatuhkan seorang pemimpin di negara demokrasi, bukanlah tindakan pidana.

"Menjatuhkan Pak Harto, ketika Pak Harto jatuh kan gak ada yang ditangkapin toh," tukasnya.