Soal Capres 2019, PKS Tunggu Keputusan Prabowo

MONITOR, Jakarta- Meski masa tenggat Pendaftaran Capres dan Cawapres 2019 jatuh pada tanggal 4-10 Agustus 2018. Namun, sampai saat ini baru PDI-P saja yang sudah secara resmi mendeklarasikan calonnya untuk maju pada perhelatan pesta demokrasi mendatang.

Partai Keadilan Sejahtera yang notabene salah satu parpol koalisi bersama Partai Gerindra, sepertinya belum melakukan mannuver politik lebih jauh untuk merespon apa yang sudah dilakukan dari kubu petahana.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan, PKS sejauh ini masih menunggu keputusan dari Partai Gerindra yang menjadi koalisinya untuk mendeklarasikan siapa yang menjadi Capres di Pilpres 2019.

“Kalau tentang nama kami tentu terlebih dahulu menunggu dari keputusan Gerindra. Kan Gerindra belum memutuskan itu,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/3).

Meski begitu, menurutnya, segala kemungkinan keputusan dalam koalisi berpengaruh dari hasil Pilkada 2018. Peluang untuk berkoalisi akan ditentukan dari hasil banyaknya calon atau kader PKS yang menang.

“Pilkada itukan di Juni 2018 peta tentang Pilpres dan peta perkoalisian menuju ke Pilpres 2019 pasti sangat terpengaruh dengan hasil pilkada 2018. Kalau misalnya calon-calon kami banyak menang di daerah itu pastinya kan membuka ruang yang lain untuk perkoalisian,” imbuhnya.

Untuk itu, PKS saat ini sedang menunggu keputusan final dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Apakah mantan Komandan Jendral Kopasus itu akan maju di Pilpres 2019 atau cuma menjadi ‘King Maker’ saja.

“Gerindra memutuskan akan mencalonkan Pak Prabowo, tapi Pak Prabowo kan belum memberikan jawaban apakah beliau berkenan untuk dicalonkan lagi atau justru menjadi ‘King Maker’ menampilkan nama yang baru kita belum dengar. Artinya belum ada keputusan dan kemudian di publish tentang hal ini, kita tentu menunggu,” tandasnya.