Sekum PA 212 Dorong Pemuda Islam Rebut Estafet Kepemimpinan Nasional

MONITOR, Jakarta – Pemuda merupakan satu-satunya elemen masyarakat yang berpotensi besar meneruskan estafet kepemimpinan di negeri ini. Sekretaris Umum Persaudaraan Alumni 212 Ustadz Bernard Abdul Jabar menyatakan kesempatan ini jangan sampai dilewatkan oleh umat Islam.

Pemuda Islam, kata Abdul Jabar, harus siap mengambil tongkat estafet kepemimpinan untuk memperbaiki keadaan umat di Indonesia. Hal ini diutarakannya saat mengisi FGD bertema 'Tahun Politik, Anak Muda dan Tantangannya: Meneguhkan Kembali Nalar Keislaman dan Kebangsaan Kita' di Hotel Sofyan Jakarta, Rabu (7/2).

"Mereka punya unsur islah (perbaikan) dalam diri masing-masing, sehingga setiap kesempatan untuk masuk dalam eksekutif dan legislatif harus diambil. Tak boleh dilewatkan karena itu tugas pemuda Islam," ujarnya.

Bahkan, Abdul Jabar mengatakan apabila anak muda memiliki kapasitas yang mumpuni dan diatas rata-rata, maka bukan mustahil dia layak menggantikan peran pemimpin dari kalangan generasi lama.

"Mereka sebagai generasi pengganti yang menggantikan generasi tua. Kepemimpinan itu harus dinantikan oleh mereka yang muda. Jangan mempertahankan kepemimpinan kepada yang sudah tidak mampu," tuturnya dengan berapi-api.

Perlu diketahui, forum diskusi ini diselenggarakan oleh IMCC bekerjasama dengan Maarif Institute dan didukung oleh CSCD (Center for Social Culture & Development Studies). FGD ini dihadiri tak kurang dari 20 perwakilan ormas dan pemuda Islam.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia