Sambangi Pesantren Saat Polemik FDS, Jokowi Ingatkan Persatuan

MONITOR, Jember – Di tengah isu penolakan permendikbud no 32 tahun 2017 yang salah satunya mengatur terkait Full Day School yang menjadi polemik dan banyak mendapatkan penolakan  di tengah masyarakat yang merasa dirugikan Jokowi berkunjung ke  Pondok Pesantren Nurul Islam, Jember.

Dalam sambutanya presiden tidak menyinggung Full Day School yang banyak di tolak oleh banyak pondok pesantren, Jokowi hanya berpesan kepada para santri agar terus menjaga persatuan dalam berbangsa dan bernegara.

"Inilah yang terus akan saya ingatkan di mana pun saya berada. Negara ini, negara Indonesia ini negara besar. Kita harus rukun, kita harus bersatu. Kita ini bersaudara," ujar Presiden Jokowi, Sabtu (12/8).

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, yang memiliki keragaman suku, agama dan ras.

Jokowi juga mencontohkan bagaimana keragaman yang ada meski ada di satu pulau, misalnya di Pulau Jawa yang ada perbedaan bahasa.

"Jawa timur sama Jawa Tengah berbeda. Di Jawa Timur bagian barat sama yang bagian timur juga sudah berbeda lagi bahasanya. Berbeda-beda semuanya," kata Jokowi.

Jokowi mengharapkan umat Muslim di Indonesia agar membangun Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Watoniyah dan Ukhuwah Basariyah.

"Inilah negara kita Indonesia. Yang harus kita jaga kita rawat karena kita ini berbeda-beda. Kita ini beragam kita ini majemuk berbeda agama berbeda suku hidup di pulau-pulau berbeda," ucap Jokowi.