Radius Bahaya Gunung Agung Diturunkan

MONITOR, Denpasar – Radius bahaya di sekitar kawasan Gunung Agung, Karangasem, Bali, diturunkan dari 8-10 km menjadi 6 km. Keputusan ini berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyatakan, hal tersebut dilakukan sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan. "Jadi kami, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, menurunkan atau mengurangi radius awas dari 8-10 km menjadi 6 km itu berdasarkan pengamatan-pengamatan dan perhitungan teknis vulkanologi," ujar Menteri Jonan di Kuta, Bali, Kamis (11/1).

Keputusan itu, kata Jonan, untuk membendung kekhawatiran publik terkait status gunung berapi. Analisis ini diungkap hanya untuk kepentingan vulkanologi.

"Tidak usah khawatir, pengurangan radius ini bukan tanpa dasar. Tapi, sesuai dengan analisis vulkanologi. Tidak ditambahi dan tidak dikurangi," jelasnya.

Jonan menyadari, masih banyak masyarakat sekitar yang khawatir akan keadaan Gunung Agung. Menteri kelahiran Singapura ini mengatakan, pihaknya akan benar-benar mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambilnya. Hal ini kata Jonan, sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo.

"Paling penting arahan Bapak Presiden itu keselamatan manusia yang sesuai dengan kondisi faktual sehingga tidak mengganggu kegiatan masyarakat seperti kegiatan pariwisata," tandas Jonan.