PSI Puji Semangat PP Muhamadiyah Dalam Menjaga Keutuhan Pancasila

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie sangat mengapresiasi mengenai konsep dan gagasan hubungan antara umat beragama dan negara yang ditawarkan PP Muhammadiyah.

Menurutnya, hal itu selaras dengan Hasil Muktamar Muhammadiyah di Makassar beberapa tahun lalu. Dimana PP Muhammadiyah secara konseptual dan teologis mendeklarasikan Indonesia yang berdasarkan Pancasila sebagai "Darul Ahdi Was Syahadah".

"Intinya kalau saya pahami, Muhammadiyah sepakat bahwa NKRI dengan dasar Pancasila adalah final dan mengikat sebagai perwujudan kesepakatan kita sebagai anak bangsa," kata Grace di Gedung PP Muhammadiyah, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, (12/4).

Selain itu menurut mantan presenter TV ini, menegaskan bahwa begitu pentingnya peran Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam berbangsa dan bernegara. Sebab, kata dia, Kedua Ormas tersebut berjasa besar dalam menjaga kesatuan bangsa serta selalu berada digaris depan untuk menentang timbulnya intoleransi dalam bernegara.

"NU dan Muhammadiyah memiliki kontribusi besar memerangi intoleransi dengan dakwah-dakwahnya yang membangun. Keduanya bersama ormas lain juga turut menggelorakan gerakan antikorupsi," ujar Grace.

Lebih jauh, Grace menuturkan dalam kehidupan berbangsa sejauh ini Muhamadiyah banyak memberikan sumbangsih terhadap negeri. Dikatakannya, salah satu contohnya ialah bagaimana Muhamadiyah mendorong adanya fatwa haram terhadap calon legislatif (caleg) yang tersandung korupsi agar tidak ikut dalam proses pemilu.
 
"Karena itu kita mendorong pemerintah memberikan anggaran khusus agar kedua ormas ini memiliki daya dalam memberikan dakwah untuk memerangi intoleransi dan korupsi. Apalagi di tahun politik banyak pihak menggunakan isu ini untuk mendapatkan kekuasaan," paparnya