PSI Nyatakan Lolos Verifikasi KPU dan Ikut Pemilu 2019

MONITOR, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengumumkan partai-partai yang lolos tahap verifikasi  faktual sebagai peserta Pemilu pada 17 Februari mendatang. Menyongsng hari itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan keyakinannya bahwa partai yang didirikan pada 16 November 2014 ini akan diumumkan KPU sebagai peserta Pemilu 2019.

Keyakinan tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Jendral DPP PSI, Raja Juli Antoni. Bahwa Menurut  Berita Acara (BA) pelaksanaan verifikasi faktual yang dikeluarkan KPU Kabupaten dan kota se Indonesia yang kami terima menunjukan bahwa PSI sudah memenuhi semua syarat UU Pemilu dan Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur syarat menjadi peserta pemilu 2019.

"Tanpa bermaksud mendahului keputusan formal dari KPU RI, alhamdulillah wa sukurillah, PSI se Indonesia telah memenuhi syarat UU dan PKPU untuk menjadi peserta pemilu 2019. Berita Acara dari KPU Kab/kota menunjukan PSI Memenuhi Syarat (MS) menjadi peserta Pemilu. Tentu kami dengan sabar menunggu pengumuman KPU RI pada tanggal 17 Februari mendatang," kata Toni dalam keterangan tertulis, Minggu (4/2).

Hal itu bukan tanpa alasan, menurut  Toni, partainya telah melakukan persiapan yang sangat baik, sehingga tidak perlu melalukan perbaikan  dari tanggal 3 sampai dengan 5 Februari dan verifikasi perbaikan pada tanggal 6 Februari seperti yang diatur PKPU. "Tidak seperti beberapa partai lain, alhamdulillah  PSI tidak perlu ada perbaikan lagi," tambahnya.

Sejalan dengan capaian tersebut, Toni mengungkapkan bahwa DPP PSI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan kader PSI dari Sabang sampai Merauke yang dapat mengerjakan amanah partai dengan baik. 

"Kata para pengamat Pemilu, verifikasi kali ini adalah verifikasi tersulit dalam sejarah politik Indonesia. Alhamdulillah, kami bisa melaluinya. Sama sekali tidak mudah. Sulit, tapi kami berhasil. Alhamdulillah," tuturnya.

DPP PSI juga mengapresiasi jajaran KPU dan Bawaslu. "Kami ucapkan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu. Secara umum KPU dan Bawaslu telah mengerjakan tugas mereka dengan baik. Tentu ada beberapa catatan yang nanti akan kami sampaikan untuk perbaikan pada masa depan." ucap Toni.

Toni berharap pengurus PSI terus menjaga komunikasi yang baik dengan KPU dan Bawaslu di Kabupaten/kota sampai secara resmi PSI diumumkan scara resmi menjadi peserta pemilu 2019 pada tanggal 17 Februari 2019.