Prof Marwan Mas: Gerakan KITRA Harus Disuport Seluruh Elemen Bangsa

MONITOR, Makassar – Koalisi Untuk Kesejahteraan TNI POLRI (KITRA TNIPOLRI) menggelar diskusi mingguan dengan tema "Meretas Jalan Terwujudnya 50 Juta per Bulan Gaji TNI POLRI" di Pasar Segar, Makassar, Minggu (18/2).

Sebagai pembicara awal dalam diskusi tersebut, Kornas KITRA, Em Ridha mengatakan, melalui diskusi mengguan tersebut diharapkan KITRA mampu menggali dan memperkuat tuntutannya dari berbagai sudut pandang.

"KITRA berharap proses dialog akademik maka akan memperkaya khasanah dan perspektif gerakan kesejahteraan TNI POLRI. Kesejahteraan Ini bukan hanya menyangkut Ketahanan dan keamanan Bangsa dan Negara tapi juga menjaga kemanusiaan setiap anak Bangsa," kata Ridha.

Lebih lanjut, Ridha mengingatkan agar, anggapan KITRA adalah tertutup dan tidak membuka dialog terjadi. "Justru dialog ini guna memverifikasi originalitas gerakan dan tuntutan Kesejahteraan tersebut sebagai agenda strategis bangsa Indonesia," tegasnya.

Pasalnya, kata Ridha, kegiatan tersebut akan daiadakan di seluruh pusat komunitas intelektual di seluruh Nusantara.

Hadir dalam acara tersebut, Prof Marwan Am menyebut Gerakan KITRA menyuarakan Gaji TNI POLRI dinilai strategis dalam mendukung profesionalisme pelaksanaan tugas kepolisian yang sangat berat.

"Kitra perlu mengkonsolidasi seluruh elemen bangsa, sebab  tuntutan kesejahteraan ini mendesak direalisasikan, minimal tahun ini harus dimulai naik 25 juta per bulan," papar Pakar Hukum Pidana salah satu Universitas terkemuka di Makassar itu.

Menyambung hal itu, Dr Aqam Azikin juga menegaskan dukungannya atas inisiatif KITRA memperjuangkan kesejahteraan TNI POLRI. "Gerakan Kitra ini sesungguhnya keinginan kuat menegakkan NKRI, jangan sampai  anak-anak muda lupa menguatkan alat negara, hanya terlena di ruang politik praktis, Kalau alat Negara sejahtera maka bangsa ini akan jaya," ujarnya.

Arqam menambahkan, dirinya berharap agar Gerakan KITRA tak berhenti hanya di diskusi, melainkan menjadi realita dan tuntutannya disampaikan ke DPR dan Pemerintah.

"Saya sangat mendukung Gerakan ini dan akan siap menjadi bagian perjuangan wujudkan kenaikan Gaji TNI POLRI.  Generasi muda  banyak yang tidak mengerti bahayanya bila keamanan dan pertahanan kita lemah. Konsolidasi dan Naskah akademik serta Legal starting harus diajukan segera oleh KiTRA," tutur Dr Arqam

"Saya memahami perjuangan ini, kita memang harus backup Kesejahteraannya, buktinya mereka rela terima perintah negara dengan segala resiko meskipun meninggalkan anak istri dan keluarganya," pungkasnya.

Untuk informasi, Diskusi Mingguan yang dilaksanakan oleh Koordinator qq11 gerakan KITRA menggalang dukungan mewujudkan Kesejahteraan TNI Polri tersebut berlangsung pukul 16.00 WIB.            

Menghadirkan narasumber diantaranya Pakar hukum Prof. Marwan Mas, Pengamat Politik Pertahanan Dr. Arqam Azikin dan Koordinator Nasional KITRA, Em Ridha dimoderatori Andi Chibu maccingara. 

Diskusi ini juga dihadir puluhan Aktivis Makassar dari berbagai lembaga mahasiswa, kepemudaan dan  komunitas kampus.