Presiden Bagikan 705 Ribu Sertifikat di Lima Provinsi Secara Serentak

MONITOR, Semarang – Presiden Joko Widodo membagikan 705 ribu sertifikat tanah di lima provinsi dan 37 kabupaten secara serempak melalui "teleconference" dari Semarang, Jawa Tengah. 

"Lima provinsi, 37 kabupaten yang hadir. Di Jawa Tengah dibagikan 10.350. Tolong angkat. Di Bengkulu, Yogyakarta, Padang (Sumatera Barat), Bau-Bau (Sulawesi Tenggara) angkat 705 ribu sertifikat dibagikan hari ini," kata Presiden saat acara pembagian sertifikat di Lapangan Pancasila Kota Semarang.

Pada acara pembagian sertifikat di Semarang, Presiden didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, sedangkan pembagian di Padang dipandu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A Djalil, pembagian di Bau-Bau dipandu Menteri Desa Eko Putro, Yogyakarta oleh Mensesneg Pratikno dan Bengkulu oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Presiden mengungkapkan pada 28 Desember 2017 mendatang dibagikan sebanyak 1,208 juta sertikat tanah.

"Target kita tahun ini lima juta sertifikat. Tahun depan tujuh juta, tahun depan2018 sebanyak sembilan juta. Setelah itu 10 juta juta dan seterusnya," ucapnya.

Presiden menuturkan bahwa kepala wilayah Badan Pertanahan Nasioanl (BPN) telah seluruhnya bekerja siang malam untuk menyelesaikan target penyelesaian sertifikat.

"Saya ngak mau ditawar (target ini)," tegasnya.

Jokowi mengungkapkan bahwa ada 126 juta lahan di seluruh Indonesia dan pada akhir 2016 baru 46 juta yang baru sertifikat dan sisanya itu yang haris dikejar. Presiden menegaskan bahwa target pembagian sertifikat ini akan diselesaikan agar sengketa tanah yang terjadi di Tanah Air berkurang.

"Setiap saya ke daerah, ke provinsi, keluhannya sengketa tanah, sengketa lahan. Karena pada ngGak pegang tanda bukti hukum atas tanah," ungkap Presiden.

Presiden menyebut sengketa tanah antar masyarakat, antara masyarakat dan BUMN atau dengan pemerintah.

"Ini tidak boleh dibiarkan. Ini semua harus dipegang masyarakat. Benar ngak," kata Preaiden yang langsung dibenarkan para penerima sertifikat tanah yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Presiden seperti biasa membagikan hadiah sepeda yang bisa menjawab kuis yang diberikannya. Presiden membagikan tiga sepeda kepada tiga orang di Semarang yang berhasil menghapal Pancasila, menyebut lima pulau dan lima suku.

Sedangkan di Padang, Bengkulu, Yogyakarta dan Bau-Bau masing-masing dua sepeda yang berhasil menghapal Pancasila dan menyebut lima suku