Voxpol : Jokowi dan Prabowo Punya Peluang Sama Menang di Pilpres 2019

68
Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyampaikan hasil surveinya di Gado-gado Boplo Kawasan Cikini Jakarta Pusat.

MONITOR, Jakarta – Pasangan calon presiden (capres) nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin dan capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi mempunyai peluang sama untuk menangkan ajang pilpres 2019. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago saat menyampaikan hasil surveinya di Gado-gado Boplo Kawasan Cikini Jakarta Pusat.

Menurut Pangi, Voxpol Center Research and Consulting merilis hasil elektabilitas kedua pasangan calon pada H-8 pelaksanaan pilpres 2019, pasangan Jokowi-Maruf Amin terpaut tipis dengan pesaingnya Prabowo-Sandi diangka 5,5 persen untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jadi dengan hanya ketertinggalan yang cukup tipis tersebut saya katakan keduanya sama-sama punya peluang untuk memenangkan pilpres 2019,”ujarnya.

Disebutkan Pangi, survei Voxpol Center dilakukan pada 18 Maret-1 April 2019. Pengambilan data dilakukan menggunakan metodemultistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar kurang lebih 2,45 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei diambil dengan metode wawancara secara tatap muka. Sebanyak 1.600 responden terlibat dalam survei ini, dengan cakupan wilayah sampel 34 provinsi di Indonesia. Pembagian jumlah responden pun dibagi secara berimbang antara perempuan dan laki-laki, yaitu 50:50.

Hasil survei menyatakan pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat suara 48,8 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi 43,43 persen. Adapun undecided voters 7,9 persen.

“Elektabilitas tersebut dihasilkan secara tertutup menggunakan simulasi surat suara,”katanya.

Menurut Pangi, kalau kita tanya langsung tanpa surat suara itu, hasilnya Jokowi-Ma’ruf mendapat 46,8 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 39,7 persen dan undecided voters 13,5 persen, walau tetap saja Jokowi masih unggul,” ujarnya.

Bahkan Pangi menilai, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf cenderung menurun dibanding survei yang dilakukan sebelumnya. Lalu sebaliknya, ia mengatakan tren pemilih Prabowo-Sandi saat ini sedikit meningkat.

“Pak Jokowi itu cenderung stagnan, kali ini kalau kita lihat trennya itu turun, tapi kalau kita bicara di atas kertas itu Pak Jokowi masih unggul. Kalau bicara tren memang trennya Pak Prabowo lebih baik,”terangnya.

Kedua pasangan capres-cawapres, jelas Pangi, masih dapat merebut undecided voters yang terbilang masih cukup banyak. Tinggal bagaimana, menurutnya, kedua pasangan capres mengambil hati masyarakat.

“Undecided voters kalau dihitung itu sekitar belasan juta ya, masih bisa keduanya merebut itu. Tapi kemudian kita lihat peta politik isu ke depan, blunder atau tidak, kemudian bagaimana untuk menyenangkan pihak mayoritas dan minoritas,” pungkasnya.