Sindiran Pedas Prabowo: Rupiah Terjun Bebas Kok Malah Sibuk Mikir Timses

Ketum Gerindra Prabowo Subianto terus bermanuver (dok. kompas)

MONITOR, Jakarta – Sindiran pedas dilontarkan oleh calon presiden 2019, Prabowo Subianto, terhadap kubu rivalnya Joko Widodo (Jokowi). Mantan Danjen Kopasus ini menyebut disaat rupiah terjun bebas, kok malah sibuk mikir tim sukses (timses).

Pernyataan  Prabowo ini tentunya diarahkan kepada kubu Jokowi yang saat itu secara heboh khusus menggelar jumpa pers untuk mengumumkan nama ketua tim sukses (Timses), Jumat (7/9) sore.

Padahal saat kubu Jokowi-Maruf Amin, berkumpul untuk menentukan susunan tim sukses, hal serupa pun terjadi di kubu Prabowo-Sandiaga Uno. Namun Prabowo berkilah, kalau pertemuan yang dia lakukan bersama partai pendukungnya bukan untuk membahas soal pembentukan tim sukses.

Ia menuturkan, pertemuannya itu membahas kondisi ekonomi terkini, terutama ancaman pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS. Bagi Prabowo, isu ekonomi ini lebih penting daripada timses.

“Masalah ekonomi ini masalah bangsa, masalah timses masalah teknis. Jadi kok bisa situasi darurat ekonomi seperti sekarang ini kita tenang-tenang saja,” kata Prabowo usai pertemuan di kediamannya, Kertanegara, Jakarta, Jumat (7/9).

Prabowo mengatakan, pertemuan sejak sore yang dihadiri elite PAN, PKS, dan Gerindra itu atas permintaan dari berbagai kalangan agar mereka menyikapi permasalahan ekonomi terkini.

“Kita selalu diminta statement bagaimana masalah rupiah yang melemah, kita ini kan sudah koalisi. Jadi atas saran berbagai pihak minta kepada saya untuk segera menyelenggarakan pertemuan semacam ini untuk kita bahas secara ilmiah, rasional, keadaan yang dihadapi rakyat kita sekarang,” paparnya.

Masalah pun tak sembarangan dibahas, tim Prabowo-Sandi mengundang pakar ekonomi untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi pemerintah. Pertemuan membahas isu seperti ini bahkan akan digelar rutin.

“Masalah timses itu adalah masalah yang menurut kami ya berjalan. Kita nanti tanggal 20 September menyampaikan itu kepada KPU. Jadi enggak ada masalah, sekarang tanggal 7 masih lama 13 hari. Sudah ada pertemuan-pertemuan terus dari 5 partai kumpul terus,” imbuhnya.

“Saya kira timses itu sesuatu yang alamiah lah, tidak perlu suatu konferensi pers khusus,” kata Prabowo.

Sekedar diketahui, akhirnya kubu Jokowi menunjuk pengusaha Erick Thohir sebagai Ketua Timses dan menunjuk Yusuf Kalla sebagai pengarah timses.