Sekjen Perindo: Sebelum Mobil Ketum Datang, Massa PDIP Sudah Ricuh

Mobil Ketum Perindo HT masuk kantor KPU saat massa PDIP ricuh

MONITOR, Jakarta – Partai Perindo mengaku prihatin dan menyesalkan adanya kericuhan massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat. Apalagi, PDIP menuding kericuhan itu dipicuh oleh mobil mewah Ketua Umum DPP Partai Perindo Hari Tanoesoedibyo (HT).

Menurut Sekjen Perindo, Ahmad Rofiq, tidak benar jika kericuhan itu dipicu oleh mobil HT. Sebab, kata Rofiq, sebelum mobil HT masuk, kericuhan massa PDIP sudah terjadi.

“Sama sekali tidak benar kalau mobil Ketum menjadi pemicu kericuhan. Sebelum mobil Ketum datang massa PDIP sudah ramai ingin masuk,” ujar Rofiq kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

Terkait mobil mewah HT langsung dipersilakan masuk halaman kantor KPU, kata Rofiq, itu sesuai dengan ketentuan pengamanan di KPU.

“Karena terkait dengan ketentuan pengamanan KPU, maka hanya mobil ketum partai yang bisa masuk. Maka ketika ketum sudah datang, ya otomatis mobil ketum masuk ke KPU,” tuturnya.

Setelah itu, jelas Rofiq, pintu KPU pun dibuka. Namun, massa PDIP ikut merangsek ke dalam pelataran parkir. Situasi tersebut pun akhirnya memicu gesekan antara kedua kubu.

“Begitu pintu pagar KPU dibuka untuk mobil ketum, maka ini jadi jalan mereka (massa PDIP) ikut masuk serta. Di situ mulai ricuh karena sekuriti melarang masuk,” jelas Rofiq.

Karenanya, Rofiq menolak jika partainya jadi kambing hitam dalam insiden tersebut. Dia mengklaim, partainya tidak tertarik untuk terlibat kericuhan. ”Partai Perindo partai yang paling tertib. Ngapain ngurusin keributan. Mending urus aspirasi rakyat,” tutupnya.