Prabowo Keseret Hoaks Ratna Sarumpaet, Gerindra : Ada Hikmahnya

Anggota Komisi X DPR M Nizar Zahro

MONITOR, Jakarta – Sikap calon presiden (Capres) Prabowo Subianto yang langsung merespon dan meminta maaf atas tindakannya yang grusa-grusu menanggapi drama peristiwa penganiayaan Ratna Sarumpaet kepada publik, sangat membuat bangga para kader dibawah.

Tak terkecuali Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria), seperti yang diungkapkan Ketua Umum Satria Moh. Nizar Zahri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (5/10).

“Mendengar pengakuan Ratna Sarumpaet, Capres Prabowo yang sebelumnya mendesak kasus pengroyokan segera diusut, langsung meminta maaf. Dirinya pun mengakui telah grusa-grusu. Terbawa arus sentimentil atas penganiyaan yang dilakukan terhadap nenek 70 tahun,” kata Nizar.

Kendati demikian, Nizar berpandangan sikap Prabowo yang langsung bereaksi tersebut membawa hikmah tersendiri. Dimana, ketika Prabowo dan kolega politik berkumpul meminta segera pengusutan dilakukan, justru langsung direspon baik oleh aparat kepolisian.

“Apa dampaknya? Luar biasa! Polisi langsung bergerak mengumpulkan bukti-bukti. Menyisir setiap sudut Kota Bandung dan Jakarta. Membuka rekening dan telpon pribadi Ratna Sarumpaet,” ujarnya.

“Tentu, suatu langkah polisi yang patut diapresiasi, meski sangat disayangkan dokumen lidik bisa tercecer ke ruang publik,” tambahnya.

Intinya, sambung politikus asal Bangkalan itu, konpres yang dilakukan oleh Capres Prabowo tidak sia-sia. Ada dampak yang diperlihatkan kepada publik. Yakni polisi cepat bergerak. Kebenaran cepat terungkap.

“Sehingga apabila dipercaya menjadi Presiden 2019-2024, maka rakyat Indonesia di belahan bumi manapun, dapat tersenyum bahagia karena memiliki presiden yang siap membela rakyatnya. Tidak hanya Ratna Sarumpaet saja yang dibela,” pungkasnya.