Nyinyirin Asian Games, Roy Suryo Dituding Mati Rasa

Politikus Demokrat Roy Suryo (dok: tribun)

MONITOR, Jakarta – Pernyataan menohok politikus Demokrat Roy Suryo terkait Asian Games menuai sorotan dari Ketua DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), Viktor S Sirait.

Pasalnya, Roy Suryo menyebut keberhasilan kontingen Indonesia dalam ajang Asian Games saat ini dijadikan ajang pencitraan politik.

“Jadi ketika semuanya berjalan dengan baik dan para atlet menunjukan prestasi yang membanggakan, hal ini patut untuk disyukuri dan jauh dari unsur untuk membuat ajang ini sebagai ajang pencitraan politik,” kata Viktor kepada MONITOR, Jakarta, Jumat (31/8).

Secara sederhana, menurutnya, suatu negara manapun ketika menjadi tuan rumah event olahraga besar seperti Asian Games, Olimpiade, atau Piala Dunia, pasti berusaha membuat semuanya berjalan dengan sukses, termasuk kesuksesan atlet tuan rumah.

Seperti halnya Rusia. Negara komunis ini dikatakannya sukses menyelenggarakan Piala Dunia baru-baru ini.

“Sama halnya dengan keinginan Presiden Jokowi agar Asian Games ini sukses dan atlet Indonesia juga meraih prestasi yang membanggakan. Sebuah harapan yang sangat lumrah dari seorang pemimpin negara,” ujarnya.

Ia menuturkan, sejak hari pertama penyelenggaraan Asian Games, Jokowi berusaha hadir langsung ke arena. Menurutnya, hal tersebut sama sekali bukan untuk pencitraan tapi memberi semangat bagi para atlet agar lebih terlucut memberikan hasil terbaik.

Sehingga, pernyataan Roy Suryo yang menyebut keberhasilan Indonesia di Asian Games ini dijadikan ajang pencitraan politik. Menurut pendukung loyalis Jokowi ini, itu adalah fitnah dan kontra produktif dengan perjuangan para atlet yang telah mati-matian mengharumkan nama Indonesia.

“Jangan-jangan Roy Suryo sudah mati rasa karena tertutup dengan kebenciannya terhadap prestasi pemerintahan Presiden Jokowi saat ini yang sukses menyelenggarakan Asian Games,” ungkapnya.