Kalah di Pilkada, PDIP Usung Lima Cakada Ini Maju Nyaleg

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto (dok: aktual.com)

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan sejumlah calon legislatif (Caleg) yang maju melalui partai berlambang kepala banteng tersebut, ada yang merupakan calon kepala daerah (Cakada) yang kalah dalam perhelatan di Pilkada 2018 kemarin.

“Nama Irjen Anton Charliyan (Calon Wakil Gubernur Jawa Barat) maju sebagai calon legislatif dari Dapil Jawa Barat XI,” kata Hasto dalam konferensi persnya, di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Sementara itu, rekan Anton yakni calon gubernur Jabar TB Hasanuddin yang juga incumbent anggota dewan kembali mengadu peruntungannya kembali maju sebagai Caleg dari Dapil Jabar IX.

Selain kandidat Cakada di Jawa Barat, Hasto juga menyampaikan adanya nama Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut) ikut berkompetisi di pemilihan legislatif dari Dapil tempatnya berkompetisi sebelumnya.

“Sihar Sitorus dan Djarot Saiful Hidayat maju dari Dapil Sumut,” ujarnya.

Nama Cakada Jawa Timur Puti Guntur Soekarno Putri juga ikut mendaftar sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Jawa Timur I sebagai incumbent.

Dikatakan Hasto mengatakan bahwa semua pencalonan terhadap Caleg tentunya memiliki alasan, baik itu terkait elektoral (keterpilihan) hingga mampu dalam menjalankan narasi kebangsaan gotong royong.

“Aspek elektoral memang menjadi salah satu pertimbangan, tetapi PDIP lebih mengedepankan perspektif kekuatan gotong royong kolektif kepartaian. Sehingga nanti dalam sekolah Caleg nanti untuk memperkuat semangat kolektif tadi, jadi persaingan bukan ke dalam melainkan ke luar, seperti elektoral pak Djarot kami keyakinan bisa menjadi perekat dan pendorong bagi elektoral partai,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Jawa Barat dan Sumut, dan Jatim menjadi tiga dari lima daerah yang mendapat sorotan paling panas dalam perhelatan Pilkada 2018 kemarin.