Golkar Terus Pantau Manuver Zig Zag Prabowo Subianto

Ketum Gerindra Prabowo Subianto terus bermanuver (dok. kompas)

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terus bermanuver. Bahkan, manuvernya boleh dibilang zig-zag. Betapa tidak, setelah menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah sakit, Prabowo dikabarkan melakukan pertemuan dengan putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.

Manuver Komandan Jenderal Kopassus ke-15 tersebut terus diamati oleh sejumlah politisi. Di antaranya, Ketua DPP Partai Golkar Ace  Hasan Syadzily. Dia meyakini pertemuan Prabowo dengan Puan untuk melakukan komunikasi politik jelang pendaftaran Capres-Cawapres yang akan bertarung di Pilpres 2019 nanti.

”Terus apa yang dibahas kalua bukan urusan politik?,” tanya Ace di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Tapi Ace mengatakan tidak ada yang salah dari pertemuan Prabowo-Puan itu. “Ya komunikasi politik dengan Puan itu misalnya, mencari kemungkinan-kemungkinan membentuk koalisi ke depannya,” kata Ace.

Menurut Ace, bukan tidak mungkin PDIP akan berkoalisi dengan Gerindra. Pasalnya, itu pernah mereka lakukan pada Pemilu 2009, saat itu keduanya mengusung pasangan calon Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto.

Termasuk dengan Golkar. Kata Ace, partainya punya masa lalu yang baik dengan Prabowo. Mantan Pangkostrad itu pernah mengikuti konvensi sebagai capres dari Golkar pada Pemilu 2004.

Ia melanjutkan meskipun saat ini belum ada kesepakatan berkoalisi bersama dengan Gerindra, minimal pembicaraan itu berguna untuk meredam konflik pasca-pemilu. “Kesepakatan politiknya (mungkin) belum mengarah ke sana, tetapi kalau harus ada sesuatu komunikasi yang baik tentu harus dibangun,” pungkas Ace.