Fahri Tuding Jokowi Manfaatkan JK

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah tak henti-hentinya melontarkan pernyataan kontroversial. Terbaru, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, ada keterlibatan Istana menjadikan Jusuf Kalla sebagai pihak terlibat dalam gugatan masa jabatan Wakil Presiden yang diajukan Partai Perindo ke MK (Mahkamah Konstitusi).

Menurut Fahri, Presiden Joko Widodo masih berharap berpasangan dengan Jusuf Kalla di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, sejumlah figur yang menawarkan diri menjadi pendamping Jokowi dianggap tidak dapat mendongkrak suara.

Fahri pun berharap JK bersikap sebagai negarawan agar tidak dimanfaatkan Jokowi sebagai alat memenangkan Pilpres. “Pak JK sebaiknya mengambil peran negarawan seperti Pak Habibie. Apapun kan masih banyak yang harus dikerjakan,” ujar Fahri kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (25/7).

Legislator dari Nusa Tenggara Barat itu juga menyebut kalau wacana majunya JK kembali adalah bentuk nyata kegalauan pihak Jokowi. ”Jadi inisiatif mendorong Pak JK itu, yang berkepentingan adalah Pak Jokowi,” tandasnya.

Kata Fahri, jika Jokowi mengambil salah satu kader dari partai koalisi pendukungnya, sangat rawan muncul resistensi.

“Kan, yang tanpa konflik dari peserta koalisinya hanya Pak JK, akhirnya Pak JK dipaksa maju. Pak Jokowi dua kepentingannya. Yang pertama mempertahankan JK karena dia pusing menghadapi permintaan partai lain yang semua memiliki calon (Wapres),” sebut Fahri.

Sebelumnya, Partai Perindo melakukan permohonan pengujian penjelasan Pasal 169 Huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Posisi Wakil Presiden Jusuf Kalla pun sebagai pihak terkait.