Masuki Tahun 2019, Gerindra Semangat Jemput Perubahan Baru

Politikus Gerindra M Nizar Zahro (net)

MONITOR, Jakarta – Tahun 2019 menjadi satu pertanda bahwa semangat perubahan harus dipompa lebih keras, karena di tahun ini ada momentum penting yakni memilih kepemimpinan nasional.

Sehingga bila ingin ada perubahan yang lebih baik, maka solusinya adalah dengan memilih pemimpin baru di Pilpres 2019 nanti.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Gerindra Moh. Nizar Zahro dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, di Jakarta, Kamis (3/1).

“Untuk meraih kemenangan, semangat militansi harus terus dipupuk. Karena rezim akan menempuh segala cara untuk mempertahankan kekuasaannya, dan ini bukan sekedar indikasi, tapi sudah fakta,” kata Nizar.

“Seperti halnya, kasus tercecernya e-KTP di beberapa tempat, dijualnya blanko e-KTP, dan juga temuan daftar pemilih tetap (DPT) ganda, adalah buktinya,” sambung dia.

Karena itu, dikatakan Nizar, dalam merayakan tahun baru harus menjadi harapan baru, dan Pilpres 2019 diyakini sebagai gerbang menuju Indonesia baru.

Bila menengok kebelakang, Nizar menjelaskan bagaimana tahun 2018 telah dilalui dengan beragam dinamika politik . Salah satu peristiwa yang patut disoroti adalah munculnya gerakan #2019GantiPresiden yang tidak butuh waktu lama, gerakan tersebut terus membesar dan merebak ke seluruh Indonesia.

“Gerakan itu tentu saja membuat rezim sangat ketakutan. Berbagai upaya dilakukan untuk meredam gerakan tersebut, mulai dari melayangkan tuduhan makar, mengerahkan preman-preman mengepung bandara dan merobek kaos #2019GantiPresiden, hingga mengintimidasi para tokohnya,” ujar anggota komisi X DPR RI itu.

“Kenapa gerakan #2019GantiPresiden cepat membesar. Jawabannya adalah karena rakyat ingin perubahan, rezim Jokowi dianggap sudah gagal memimpin negeri ini. Gagal total maka layak diganti,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Nizar, jelang perhelatan Pilpres 2019 tinggal 3,5 bulan lagi, jika ingin perubahan, saatnya rapatkan barisan. “Kawal pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi menuju kemenangan di Pilpres 2019 nanti,” pungkas politikus Gerindra tersebut.