Perluas Pasar di Jepang, Mendag Pimpin Delegasi Dagang Selama 3 Hari

MONITOR, Jakarta – Untuk memperluas akses bagi produk-produk Indonesia di Jepang, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mempimpin delegasi misi dagang Indonesia kunjungan selama tiga hari 28-30 Nopember 2017 ke negeri Matahari Terbit ini.

Dengan misi dagang ini, diharapkan Jepang dapat meningkatkan komitmennya untuk memberikan akses lebih luas bagi produk-produk Indonesia dan membuka peluang kerjasama produk Indonesai masuk pasar Jepang melalui sistem distributi ritel.

Selain itu, misi dagang yang diikuti 21 perusahaan dari berbagai sektor usaha ini, dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk dapat meningkatkan ekspornya, terutama untuk komoditas yang belum ada di Jepang.

"Melalui misi dagang ini diharapkan pelaku usaha Indonesia dapat meningkatkan ekspor berbagai komoditas, baik yang selama ini telah masuk ke Jepang maupun yang belum," ujar Mendag Enggar dalam rilis tertulis pada MONITOR di Jakarta, Selasa (29/11).

Dihubungi secara terpisah, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda, menyampaikan misi dagang ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan Mendag dengan Delegasi Jepang yang dipimpin Wakil Presiden Yuri Sato pada medio Agustus 2017 lalu.

Sebagaimana diketahui, hubungan bilateral Indonesia-Jepang telah berlangsung hampir 60 tahun sejak 1958, menjadikan Jepang sebagai mitra strategis Indonesia. Hal ini ditandai dengan keberadaan Jepang yang saat ini menduduki urutan ke-3 sebagai negara tujuan ekspor utama Indonesia setelah Amerika Serikat dan China. Selain itu, Jepang berada di urutan ke-2 negara
yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Oleh karena itu, Arlinda berharap misi dagang ini dapat memperoleh hasil maksimal dan bisa meningkatkan ekspor Indonesia ke Jepang.

"Kita berharap, misi dagang ini dapat memperoleh hasil yang maksimal, sehingga ekspor kita ke Jepang dapat terus meningkat," pungkas Arlinda.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia