Pengunggah Meme ‘Setya Novanto’ Ditangkap, Sudirman Said Angkat Bicara

MONITOR, Jakarta – Konten bermuatan sindiran lucu atau meme terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto, tersebar di media sosial seperti Twiter dan Instagram. Fenomena ini bahkan kian digemari warganet.

Namun nasib sial dialami salah seorang pengunggah meme, Dyan Kemala Arrizzqi. Atas perbuatannya, ia ditangkap oleh Direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal Polri pada Selasa (31/10) kemarin.

Hal ini pun menuai komentar dari mantan Menteri ESDM, Sudirman Said. Ia menuturkan, Indonesia merupakan negara yang bersistem demokrasi, sehingga rakyat memiliki ruang untuk mengritik pemimpinnya termasuk pimpinan DPR RI.

"Demokrasi kan memang memberi tempat pemimpin dikiritik. Kalau yang mengkritik ditangkap, demokrasi apa ini," ujar Sudirman Said di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (02/11).

Dalam hal ini, ia menilai tindakan kepolisan itu sangat berlebihan. Mestinya biarkan masyarakat mengekspresikan perasaannya karena hal itu merupakan esensi dari negara demokrasi. "Iya lah. Berlebihanlah," tegasnya.

Seperti diketahui, Dyan Kemala Arrizzqi menyebar meme wajah ketua DPR RI, Setya Novanto saat mengenakan masker alat bantu tidur (continuous positive airway pressure) di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta.