Pengganti Buwas Dituntut Mampu Atasi ini

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Koordinator  Ekonomi dan Keuangan Taufik Kurniawan berharap pengganti Kepala BNN Komjen Budi Waseso (buwas) yang pada Maret mendatang akan memasuki masa purna bhakti (pensiun) itu harus berkomitmen hentikan penyelundupan narkoba.

“Kita tahu, belum lama ini terjadi dua kali pengungkapan narkoba seberat 1 ton dan 1,6 ton di Kepulauan Riau oleh aparat kita. Ini menjadi tantangan Kepala BNN yang baru nantinya, untuk menghentikan penyelundupan narkoba yang melewati daerah-daerah perbatasan,” ujar Taufik di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/2) lalu.

Tidak hanya itu, lanjut Taufik, banyaknya pelabuhan tikus di seluruh wilayah Indonesia, juga menjadi tantangan. Pasalnya, pelabuhan itu rawan menjadi lokasi masuknya narkoba ke tanah air. BNN (badan narkotika nasional) harus bisa meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait.

“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Butuh koordinasi dengan pihak lain untuk menghentikan penyelundupan, seperti Kepolisian, Badan Keamanan Laut, Bea dan Cukai, Polair bahkan TNI. Jika segenap aparat kita semakin bersinergi, saya yakin penyelundupan narkoba bisa ditumpas,” tambahnya.

Ditambahkan politisi fraksi PAN ini, hal lain yang menjadi tantangan Kepala BNN baru nantinya adalah peredaran narkoba di kalangan artis dan publik figur. Sebab, belakangan telah terjadi penangkapan artis yang diduga menyalahgunakan narkoba, bahkan menjadi pengedar.   

“Membongkar peredaran narkoba di kalangan artis ini memang tidak mudah. Namun kami yakin, Kepala BNN yang baru nantinya dapat menghentikan peredaran narkoba itu. Dan itu harus dihentikan, karena artis merupakan publik figur yang kadang ditiru oleh penggemarnya,” tegas Taufik.

Diketahui, hingga kini presiden maupun Kapolri belum memberikan pengumuman resmi pengganti Buwas. Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri baru-baru ini mengatakan Polri sudah menyiapkan sejumlah nama pengganti untuk menduduki jabatan Kepala BNN.

 

Sumber