Pengamat: Poros Islam Sulit Terwujud di 2019

MONITOR, Jakarta – Poros Islam sempat mencuat ke pubik beberapa waktu lalu. Namun koalisi agama bakal sulit terwujud dengan merapatnya PPP ke pemerintah.

Menurut pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie kini tertinggal PAN,  PKS, PBB dan PKB tapi dia memprediksi PKS  akan gabung atau afiliasi politik dengan Gerindra.

Untuk PKS sendiri Jerry menilai bisa terjadi 3 kubu untuk maju sebagai cawapres yakni, Imam Sohibul, Anis Matta dan juga Hidayat Nur Wahid.

Ketiga tokoh ini ujarnya, berambisi mendampingi Prabowo. Tapi belum ada jaminan Prabowo bisa berpasangan dengan Cawapres PKS.

"Apalagi saat ini Ketum PAN sudah merapat ke Gerindra. Dengan ini sudah ada beberapa opsi bagi mereka untuk memilih cawapres," kata Jerry, Kamis (19/4).

Dilain sisi Demokrat masih dalam posisi tawar. Mereka masih membaca peta politik dan arah angin politik mau ke mana. Bisa jadi finally decision atau keputusan terakhir merapat ke koalisi pemerintah.

"Bisa jadi, dengan ditetapkannya Boediono sebagai tersangka maka sayaa prediksi partai mercy biru ini akan merapat ke koalisi Jokowi," ujar Jerry.

Jadi, pilihan lain Gerindra adalah Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo. Dalam politik kata Jerry segala sesuatu dapat berubah.

Jadi akan sulit bagi poros islam terjadi. Apalagi PKB yang sudah mendeklarasikan Gatot Nurmatyo – Cak Imin sebagai capres dan cawapres. Tinggal PBB, namun akankah partai ini bisa lolos presidential threshold dan parlementary threshold atau tidak?

"Barangkali hanya ada dua poros yang akan bertarung pada pilpres 2019 mendatang. Nantinya hanya ada poros pemerintah yang digawangi PDI-P dan poros oposisi," tutup Jerry.