Resmi Dilantik jadi Menpan-RB, Ini Janji Syafruddin

Komjen Syafruddin resmi dilantik menjadi Mneteri PAN RB (dok: Setkab)

MONITOR, Jakarta – Usai dilantik Presiden Joko Widodo sekitar pukul 10.00 WIB, mantan Wakapolri, Komjen Syafruddin resmi menjabat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), menggantikan Asman Abnur.

Syafruddin mengaku sempat kaget, sebab Jokowi memilih dirinya untuk mengisi kursi Menteri PAN-RB. Di hadapan awak media, Syafuddin mengungkapkan akan menyelesaikan semua program dan target-target yang sudah dirancang Menteri sebelumnya.

“Segera akan kita selesaikan karena sisa waktu satu tahun lebih sedikit sesuai dengan program yang dilaksanakan lima tahunan selama kepemimpinan belia. Kemudian program-program sudah berjalan dengan baik diapresiasi oleh kementerian lembaga jadi kita lanjutkan program-programnya,” ujar Syafruddin di Istana, Rabu (15/8).

Diketahui, pelantikan Syafruddin dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 142/P/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kabinet Kerja dalam sisa masa jabatan periode tahun 2014-2019 yang ditetapkan pada tanggal 14 Agustus 2018.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, dan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri memberikan ucapan selamat diikuti oleh tamu undangan yang hadir lainnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Menko Polhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menhub Budi K. Sumadi, Menkes Nila F. Moeloek, Menlu Retno Marsudi, Menpar Arief Yahya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menkumham Yasonna Laloy, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menpora Imam Nahrawi, Panglima TNI Marsekal Hadji Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepla BIN Budi Gunawan, dan Jaksa Agung Prasetyo SH.