Ketua KTNA: Kami Dukung Mentan Amran Berantas Mafia

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Winarno Tohir

MONITOR, Jakarta – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Winarno Tohir mengatakan, kami dukung full Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berantas mafia pangan. Para mafia inilah yang telah membikin petani sengsara dan rakyat menderita.

Sejak Amran dilantik menjadi Menteri hingga sekarang memang getol bersih bersih di internal dan di eksternal. Jadi wajar ada pihak pihak yang tidak senang. KTNA dukung berada di belakang Mentan memberantas mafia, ungkap Winarno, Minggu (17/6).

Amran pemimpin yang baik, amanah dan berintegritas, membela dan melindungi petani. Janganlah difitnah dengan berita hoax, ungkapnya.

Amran memperhatikan petani. Buktinya sudah banyak kabupaten dikunjungi Mentan, rutin keluar masuk rumah petani dan banyak membantu petani miskin. Traktor, pompa, pupuk, benih, ayam disalurkan ke petani. Infrastruktur jaringan irigasi, embung, cetak sawah dibangun besar-besaran. Kebijakannya sangat jelas elindungi petani. Banyak regulasi yang menghambat dicabut dan direvisi, jelasnya.

Keluhan petani diperhatikan Mentan. Dulu petani mengeluh pupuk langka, setelah lebih dari 40 kasus oplos pupuk diproses hukum, kini pupuk aman dan lancar. Persekongkolan tata niaga yang dipermainkan kartel daging sapi, ayam, telur, jagung dan lainnya juga sudah ditindak bekerjasama dengan KPPU.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Andi Amran selalu mengatakan bahwa seluruh proyek pengadaan harus transparan, tak boleh ada kongkalikong, termasuk yang terkait dengan perizinan impor.

Program bersih bersih di internal Kementan, sebanyak 1.295 pejabat dimutasi, demosi dan sebagian dipecat oleh Mentan. Bahkan Satgas Pangan telah menindak lebih dari 400 kasus bahan pokok.

Permainan mafia bawang putih yang merugikan masyarakat, juga sudah di blacklist 5 importir nakal. Sebentar lagi Mentan kayaknya akan mem-blacklist beberapa importir bawang bombai mini yang sangat merugikan petani bawang merah.

Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Ma’ruf Amin mengatakan, kasus hoax dan fitnah yang menimpa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman jangan sampai terulang lagi.

“Beliau pemimpin yang baik, bekerja keras sepenuh hati untuk umat harus kita dorong dan lindungi bersama”

Menurut Ma’ruf, Mentan Andi Amran adalah Pemimpin yang bekerja lurus dan tegas memang akan menghadapi banyak tantangan, karena akan menghadapi orang orang jahat yang selama ini banyak mempermainkan nasib rakyat kecil, khususnya di sektor pertanian dan pangan.

Demikian juga, pakar ekonomi Ichsanudin Noorsy menyebut fitnah terhadap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sangat keji dan merupakan upaya pembunuhan karakter. Menurut Noorsy, Menteri Amran Sulaiman saat ini tengah berhadapan dengan mafia impor, menyusul kebijakannya yang tidak menguntungkan importir bahan pangan.

Sementara itu, Dosen Paramadina, Hendri Satrio, menduga Andi Amran Sulaiman diperalat oleh kelompok kartel serta kelompok mafia pangan yang sengaja membuat berita bohong tersebut.

“Serangan terhadap pribadi Menteri Andi Amran ini sangat terkait dengan upaya bersih-bersih koruptor dan sikat habis mafia dan kartel pangan yang gencar dilakukan Mentan”