Anies Segel Pulau Reklamasi, Ini Reaksi Luhut Pandjaitan

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hari ini, Kamis (7/5/2018) menyegel bangunan yang ada di pulau C dan D reklamasi teluk Jakarta. Lalu bagaimana respon Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang selama ini ngotot menolak proyek reklamasi dihentikan?

Kepada para wartawan, Luhut angkat suara. Ia mengaku belum mengetahui Ikhwal penyegelan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap pulau C dan D reklamasi di teluk Jakarta. Luhut justru menyarankan agar awak media menayakannya langsung kepada pemerintah provinsi DKI.

“Saya tidak tahu, tanya saja ke Pemprov (DKI),” jawabnya singkat usai menghadiri rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (7/6).

Ia pun kembali enggan menanggapi peristiwa terkait penyegelan tersebut. “Saya tidak tahu, tanya saja Pemprov,” pungkasnya.

Baca Juga : 

Anies Baswedan pimpin penyegelan bangunan di Pulau Reklamasi

Tak Ada Lagi Kompromi, Pemprov DKI Segel Pulau Reklamasi

Ini Jumlah Bangunan yang Disegel Anies di Pulau Reklamasi

Sebelumnya sempat diberitakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan taringnya dalam menindak pulau reklamasi di pesisir Jakarta Utara. Dengan menerjunkan sedikitnya 300 personel Satpol PP, Anies melakukan penyegelan terhadap Pulau C dan D. Hal itu merupakan wujud komitmen Anies untuk menghentikan proyek reklamasi yang kontroversial.

Anies menegaskan, penyegelan hari ini untuk memastikan bahwa semua pihak, baik ekonomi lemah maupun kuat, akan ditindak bila

“Kita harus bisa tunjukan Jakarta itu tertib dan teratur. Bagi pelanggar yang punya sosial ekonomi lemah maupun kuat, semuanya akan ditindak oleh Pemprov DKI Jakarta,” tegas Anies.

Ia meminta, penyegelan bangunan di Pulau C dan D dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku.

“Saya harap semua yang dilakukan, dikerjakan sebaik baiknya dan tuntaskan. Setelah ini bagian kita untuk memastikan tidak ada pengulangan di tempat lain,” ucapnya