Pemerintah Daerah Kembali Diingatkan Tidak Timbun Duit APBD di Bank

MONITOR, Jakarta – Masih banyaknya beberapa daerah yang masih suka menyimpan dana di bank membuat banyak anggaran (APBD)  menumpuk di Bank terlebih pada awal tahun. Menyikapi itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ada banyak faktor yang membuat pemerintah daerah menumpuk dana di bank. Salah satunya, karena pemborong proyek belum mencairkan dana, dengan alasan proyek belum selesai.

"Itu yang  menyimpan dibank ada yang memang sengaja, ada yang memang pemborongnya itu mau menerima kalau sudah selesai proyeknya," ujar Tjahjo, di Jakarta, Jumat (27/10).

Karena proyek belum selesai, kata Tjahjo, acapkali pemborong proyek mengambil uangnya per termin. Jadi tidak diambil sekaligus. Sehingga uang itu numpuk di bank. Menurut Tjahjo, itu sebenarnya  tak masalah.  Tapi yang sangat penting diperhatikan Pemda, adalah memastikan kalau antara perencanaan, penganggaran itu jalan.

"Makanya Pak Jokowi kan minta bahwa bulan Januari,  nah kalau bisa sudah di tenderkan sehingga anggaran tidak menumpuk, tapi dibelanjakan pada bulan-bulan November dan Desember," kata dia.

Jadi penumpukkan anggaran, tidak semata karena sengaja.  Namun memang ada daerah yang harus menyimpan dana, karena  pihak ketiganya belum mau mengambil per termin. Para pemborong dan Pemda ini ingin supaya permasalahan ini tuntas.

"Evaluasinya baik, penilaian BPK dan BPKP-nya baik baru dia bisa ambil," kata dia.