Fahri Hamzah usul Kampanye Pilpres Lebih Banyak Diisi Debat Kandidat di Daerah

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai bahwa debat antar kandidat dalam satu forum resmi sebagai metode kampanye yang paling baik bagi rakyat dalam mengetahui kualitas maupun kapasitas calon pemimpinnya ke depan.

“Karena itu, lebih baik kalau intensitas debatnya diperbanyak dari daerah-daerah dengan waktu kampanye enam sampai tujuh bulan ini, setidaknya semua pulau-pulau besar terwakili dengan adanya debat,” kata Fahri saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (14/9).

Ia pun menyarankan agar penyelenggara Pemilu, yakni KPU RI dapat memberikan porsi debat antar calon di sejumlah daerah. Semisalnya, Di Papua, Sumatera, mungkin bisa digelar sebanyak dua kali, begitu juga di Jawa dua kali, di Kalimantan, di Bali dan Nusa Tenggara atau Sunda Kecil, di Maluku.

“Itu tema-tema yang dalam dan specifik, supaya menjelaskan kepada rakyat semuanya, apakah pemimpin ini ngerti nasib rakyatnya di daerah-daerah itu secara lebih detail,” papar dia.

Sementara itu, masih dikatakan dewan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, kalau misalnya sekali-sekali di dalamnya ada percakapan dengan bahasa asing, tidak perlu dimasalahkan, karena itu tidak terlalu penting dan tidak menjadi sesuatu yang khusus.

“Yang penting dari semua itu adalah keterlibatan rakyat untuk mengetahui secara lebih luas kemampuan daripada kandidat itu jauh lebih penting dari pada yang lain-lain. Dan itu yang harus difasilitasi oleh KPU,” pungkasnya.