Fahri Hamzah: May Day Pengingat Eksistensi Buruh

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan, peringatan hari buruh Internasional (May Day) sebagai bentuk mengingatkan eksistensi buruh kepada para kaum industri, kapitalis, bahkan politisi.

Di MayDay buruh tampil menunjukkan eksistensinya bahwa harga diri buruh lebih penting dari industri,” tegas Fahri dalam orasinya di tengah kerumunan masa buruh, di Depan Gerbang Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (1/5).

Sebagai aperingatan internasional, lanjut politisi dari PKS itu, di sini orang bersikap, buruh itu manusia, dan sekarang mereka tampil untuk eksistensinya.

“Hei industri, hei kaum kapitalis, hei kaum politik, kami buruh ini adalah lebih penting daripada uang kalian, persetan dengan uang kalian,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, harga diri buruh perlu dijaga, yakni dengan cara memberi penghidupan yang layak, juga kehormatannya.

“Jaga harga diri buruh, jaga harga diri hidupnya, jaga kehormatannya, jaga supaya tegak tulang punggungnya, kan begitu,” sebut dia.

Masih dalam orasinya, Fahri juga sempat menyinggung program revolusi mental yang kerap digadang-gadang Presiden Jokowi, yang salah satunya menyebutkan bahwa harga diri manusia lebih penting daripada uang.

Saya harus juga mengingatkan jika harga diri buruh lebih penting daripada uang. Manusia lebih penting daripada uang, dulu katanya revolusi mental, mental tambah rusak kok di zaman Bapak Jokowi ini,” pungkas anggota dewan asal NTB itu