Papua Jadi Fokus Elektrifikasi ESDM Saat Ini

MONITOR, Jakarta  – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa program elektrifikasi wilayah Papua merupakan fokusnya saat ini. Setidanya ada tiga program utama yang akan dilaksanakan di pulau yang terletak di sebelah utara Australia.

Kegiatan sektor ESDM lainnya yang diharapkan dapat mengurai keterbatasan wilayah Papua yaitu, pembangunan jaringan gas kota, pemberian bantuan sarana air bersih (sumur bor air tanah) dan kebijakan BBM Satu Harga.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan menyebut agar seluruh masyarakat dapat menikmati kesejahteraan maka pemerintah melakukan berbagai upaya, antara lain meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang saat ini sudah mencapai 92,8 persen atau di atas target 92,75 persen dan menekan subsidi energi sebanyak mungkin tanpa mengorbankan daya beli masyarakat.

"Juga membangun infrastruktur seperti jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga diberbagai wilayah Indonesia," papar Ignasius Jonan, Jakarta, Kamis (5/10).

Pemerintah di tahun ini hingga 2019 akan membangun tidak kurang 29 pembangkit listrik (20 pembangkit di Papua dan sembilan pembangkit di Papua Barat) yang berbahan gas dan batu bara.

Selain tentunya membangun pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan di lokasi terpencil yang terpisah dari jaringan infrastruktur PLN dan pemberian lampu LTSHE untuk 16.394 keluarga di Papua Barat dan 120.894 keluarga di Papua.