PAN Sibuk Jajaki Koalisi Jelang Pemilu 2019

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (dok: Instagram)

MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) terus menjajaki komunikasi untuk menentukan partai yang akan diajak berkoalisi di Pilpres 2019. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyadari, partainya harus berkoalisi dengan tiga partai politik guna memenuhi syarat parliamentary threshold sampai 20-25 persen.

Zulhas, begitu sapaannya, menambahkan apabila partai berlambang matahari putih ini sendirian maka akan kewalahan dan tidak mampu memenuhi syarat parliamentary threshold.

“Yang bisa dua partai, PDIP, Golkar, Gerindra. Tapi kalau PAN, Demokrat dan lainnya itu harus tiga karena itu koalisi harus dibangun. Apalagi dengan syarat 20 persen tidak mungkin partai bisa sendiri kan. Semua bisa koalisi,” kata Zulkifli di Jakarta, Jumat (6/7).

Terlepas dari pentingnya koalisi, Politikus asal Lampung ini menekankan bahwa fokus utama adalah membawa arah bangsa lebih maju dan berdaulat khususnya di bidang ekonomi. Hal ini dirasa Zulhas sangat penting.

“Tentu yang paling penting bagi kita bagaimana , Indonesia hari ini dan akan datang mau dibawa kemana. Mengenai kedaulatan, kesenjangan, penegakan hukum, ekonomi kerakyatan dan lainnya,” imbuhnya.