Munaslub Golkar Akan Tentukan Masa Kepemimpinan Airlangga Hartarto

MONITOR,  Jakarta – Politisi senior Partai Golkar, Fahmi Idris mengatakan salah satu agenda utama Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) adalah pengukuhan dan penentuan masa kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

"Masa jabatan itu yang akan diputuskan, apakah dua tahun atau lima tahun," ujar Fahmi Idris seusai pembukaan Munaslub Golkar di Jakarta Convetion Center Jakarta, Senin malam (18/12).

Fahmi mengatakan, berdasarkan ketentuan, karena Airlangga menggantikan Setya Novanto melalui Munaslub maka masa jabatannya selaku ketua umum hanya lah dua tahun atau mengisi sisa masa jabatan Setya Novanto. Namun, masa jabatannya bisa hingga lima tahun jika pemilik hak suara Golkar menghendakinya.

Kedua opsi masa jabatan itu, menurut Fahmi, sama kuatnya dan akan diputuskan dalam Munaslub.

Rapat Pleno DPP Partai Golkar beberapa waktu lalu memilih Airlangga Hartarto sebagai ketua umum DPP Partai Golkar, untuk menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus hukum dugaan korupsi proyek KTP elektronik.

Fahmi membenarkan ada beberapa orang yang menyatakan ingin maju sebagai calon ketua umum dalam Munaslub, tetapi dia menekankan sejauh ini mayoritas aspirasi pemegang hak suara menginginkan Airlangga memimpin Golkar.

"Syarat maju sebagai calon kan harus mengantongi dukungan. Sehingga sepertinya sulit bagi siapa pun menandingi pak Airlangga," tuturnya.