MPII Jabar: Pidato Victor Tamparan Keras untuk Empat Partai

MONITOR, Jakarta – Video pidato Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Victor Laiskodat mendapat respon beragam dari sejumlah pihak, bahkan belakangan selain dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, video tersebut juga dilaporkan ke pihak kepolisian.

Turut mengomentari hal itu, Ketua Umum MPII Jawa Barat Chepy Aprianto mengatakan, pernyataan Victor merupakan tamparan telak untuk keempat partai yang disinggung. "Pernyataan tersebut seharusnya dapat membuktikan bahwa partai Politik adalah nasionalis sejati, tanpa kepura-puraan," katanya kepada Monitor, Senin (7/8).

Ya, dalam potongan video berdurasi 2 menit 5 detik nampak Victor berpidato membahas partai-partai yang mendukung kekhalifahan di Indonesia. Dia juga mengajak warga NTT untuk tidak memilih calon kepala daerah dari sejumlah partai yang ia sebutkan. Victor dalam video juga menyindir partai-partai yang ia maksud menolak Perppu Ormas, diantaranya yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Menyambung soal pidato Victor, menurut Chepy, partai politik seharusnya lebih mementingkan Bangsa dan negara daripada golongan atau kepentingan meraih suara bagi partai politiknya.

"Partai Politik harus menjaga NKRI seutuhnya dari segala bentuk ancaman yang mendorong Dasar-Dasar Negara Republik Indonesia, salah satunya menerima RUU Ormas yang telah menjadi keputusan negara untuk melawan kelompok-kelompok yang akan merusak toleransi dan keberagamaan NKRI," tandas Chepy.

"Kami, mendukung segala keputusan bangsa dan negara ini asal demi kemaslahatan umat dan kami siap 'jihad' untuk mengawal NKRI," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, buntut dari pidato Victor, politisi Gerindra dan PAN telah memberikan laporan kepada pihak kepolisian, sementara PKS rencananya akan melaporkan pidato Victor ke MKD.
 

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia