Menperin: Pendidikan Vokasi Lahirkan SDM Handal

MONITOR Jakarta – Kementrian Perindustrian memberikan apresiasi kepada PT. Komatsu Indonesia atas kontribusinya terhadap pengembangan industri alat berat di Indonesia. Terlebih lagi dengan upaya yang telah dilakukan dalam pengembangan teknologi melalui kerja sama penelitian dan pengembangan (R&D) dengan beberapa perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Indonesia. 

“Kami juga menyampaikan penghargaan atas partisipasi aktif PT Komatsu Indonesia dalam program Link and Match pendidikan vokasi Industri dengan 35 SMK. Kiranya kerja sama ini akan memberikan hasil positif untuk pengembangan industri di dalam negeri serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tutur Menperin Airlangga Hartarto.

Saat ini, Airlangga mengakui Kementerian Perindustrian bersama stakeholders terkait tengah menggodok aturan insentif fiskal berupa pengurangan pajak untuk kegiatan yang terkait vokasi dan inovasi. 

“Kami mengusulkan agar adanya pengurangan pajak sebanyak 200 persen dari nilai biaya vokasi dan 300 persen dari nilai biaya inovasi yang dikeluarkan perusahaan,” ungkap Menteri Airangga.

Lebih lanjut, kata Menperin, Presiden Jokowi telah menegaskan bahwa pendidikan vokasi akan menjadi tumpuan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Untuk itu, Kemenperin tengah aktif mendorong penciptaan satu juta tenaga kerja yang lahir dari pendidikan vokasi SMK hingga tahun 2019.